Nekad Curi Emas di Toboali, Tiga IRT Asal Koba Diringkus Polisi

Mereka ditangkap karena terbukti telah mencuri perhiasan emas di toko emas Eno dan Jordi yang berada di pasar Sukadamai

Nekad Curi Emas di Toboali, Tiga IRT Asal Koba Diringkus Polisi
Bangkapos/Riki Pratama
Tiga ibu rumah tangga tersangka pencurian emas, Yayi (kiri) Meri (tengah) dan Leni Merlina (kanan) di amankan di Polsek Toboali, Kabupaten Bangka Selatan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Tiga ibu rumah tangga (IRT) Meri (43), Leni Merlina (48) dan Yayi (30) yang semuanya warga Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah di tangkap oleh jajaran Polsek Toboali, pada Sabtu (8/7/2017),

Mereka ditangkap karena terbukti telah mencuri perhiasan emas di toko emas Eno dan Jordi yang berada di pasar Sukadamai, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan.

Baca: IRT Asal Koba Ini Mengaku Mencuri Emas Karena Terlilit Utang

Dari toko emas tersebut sebanyak 33,4 gram emas yang berbentuk kalung berhasil mereka curi dari toko emas

"Mereka bertiga ini menggunakan motor pergi ke Toboali untuk mencuri emas, modusnya ada yang berpura pura ingin membeli yaitu Yayi sama Leni mereka mengahlikan atau ber pura pura menanyakan, semantara tersangka Meri yang melakukan eksekusi mengambil dan memasukkan emas ke dalam tas, dengan cara mengenggam dengan tangan emas tersebut, lalu setelah dapat mereka langsung pergi,"jelas Kapolsek Toboali AKP Faisal kepada wartawan, di Mapolsek Toboali, Rabu (12/7/2017)

Baca: Aksi Pencurian Emas IRT Koba di Toboali Terungkap Berkat CCTV

Kapolsek menambahkan, aksi yang dilakukan oleh tersangka Meri bisa dikatakan lihai karena bisa mengambil emas tanpa terlihat oleh penjaga toko.

"Setelah mereka ambil emas yang mereka dapatkan, lalu mereka jual ke toko emas yang ada di BTC Pangkalpinang dengan total harga Rp 17.280.000, lalu hasil penjualan mereka bagiakan Yani dan Leni dapat Rp 3,5 juta, sementara Meri yang otak pencurianya mendapat bagian paling besar Rp 10,280 juta,"ucapnya

Namun dari tangan tersangka polisi tidak mendapatkan barang bukti emas yang dicuri, karena telah di jual oleh pelaku, sementara polisi sempat menanyakan ke toko tempat mereka menjual emas namun emas tersebut telah di jual oleh pemilik toko.

"Anggota polisi sempat ke BTC untuk menanyakan ke penjual yang menerima emas tersebut, namun ia mengatakan bahwa sudah mereka jual ke pelanggan dalam bentuk emas gumpalan,"jelasnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved