Sepuluh Pohon Tumbang Disapu Angin Kencang di Beltim

Jumlah pohon tumbang di Kabupaten Belitung Timur akibat cuaca ekstrem bertambah dari sembilan menjadi sepuluh pohon.

Sepuluh Pohon Tumbang Disapu Angin Kencang di Beltim
Dokumentasi Tagana Beltim
┬áPetugas Tagana Beltim membersihkan pohon tumbang di dekat pasar pagi, Kulong Minyak, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Jumat (14/7/2017) malam. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Jumlah pohon tumbang di Kabupaten Belitung Timur akibat cuaca ekstrem bertambah dari sembilan menjadi sepuluh pohon.

Pohon terakhir yang tumbang adalah pohon di dekat pasar pagi Kulong Minyak, Desa Lalang Kecamatan Manggar.

Meski angin kencang diketahui sudah mereda, pohon tersebut tumbang dan melintangi jalan sekitar pukul 22.00 WIB malam tadi.

"Menghalangi jalan. Kawan-kawan Tagana sudah ke lokasi dan dibersihkan," ujar Koordinator Tagana Beltim Mahroni Hidayat (Dayat), Sabtu (15/7/2017).

Sebelumnya, berdasarkan data yang masuk ke Tagana Belitung Timur hingga pukul 18.00 WIB kemarin, angin kencang menyertai hujan yang menerpa Beltim mengakibatkan sedikitnya sembilan pohon tumbang, Angin merobohkan pohon-pohon di Desa Mepayak, Pantai Serdang, Bukit Samak, Desa Lintang, hingga Desa Kelubi.

Beberapa di antaranya dilaporkan menimpa kabel listrik dan melintangi jalan raya.

Sementara itu, tercatat dua unit rumah warga, satu warkop, mengalami kerusakan pada atapnya.

Di laut, meski tak bersamaan, kencangnya angin mengakibatkan gelombang besar lalu menghantam perahu kater yang dikemudikan Yusrizal (40) nelayan Desa Baru, Kecamatan Manggar, lalu terbalik..

"Sewaktu hendak menghindari kayu, tiba-tiba ada gelombang besar yang datang dari samping dan mengakibatkan katernya terbalik. Kondisi korban selamat cuma agak mengigil," ujar Dayat kepada Pos Belitung, Jumat kemarin.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: fitriadi
Sumber: Otomania
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved