Bandar Sabu Cukotek Pasrah Divonis Empat Tahun Penjara

Bandar narkoba asal Sungaiilat Bangka yang sering keluar masuk penjara ini bahkan tak keberatan dikenakan denda Rp 800 juta

Bandar Sabu Cukotek Pasrah Divonis Empat Tahun Penjara
Bangkapos/Fery Laskary
Bandar Narkoba, Terdakwa Su Hiung alias Cukotek (38) digelandang pihak Kejari Bangka menuju ruang sidang di PN Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Su Hiung alias Cukotek (38), pasrah divonis pidana penjara selama empat tahun.

Bandar narkoba asal Sungaiilat Bangka yang sering keluar masuk penjara ini bahkan tak keberatan dikenakan denda Rp 800 juta, subsider tiga bulan kurungan, Selasa (25/7/2017).

"Menyatakan Terdakwa Su Hiuang alias Cukotek secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Menjatuhkan pidana Penjara selama empat tahun," kata M Solihin, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, membacakan amar putusan, Selasa (25/7/2017).

Cukotek, sang residivis dinyatakan melanggar Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 RI tentang narkotika. Selain vonis pidana empat tahun empat tahun penjara.

"Terdakwa Su Hiung diharuskan membayar denda Rp 800 juta subsider tiga bulan penjara, dengan perintah tetap ditahan," kata Solihin, memutuskan, barang bukti berupa narkotika dirampas oleh negara untuk dimusnakan.

Solihin yang ketika itu didampingi, dua anggota majelis, Jhon Paul Mangunsong dan Imelda Lolyta Siihite, menyebut hal-hal yang memberatkan sehingga menjatuhkan vonis tersebut pada terdakwa, antara lain.

"Bahwa perbuatan Terdakwa Su Hiung alias Cukotek sangat bertentangan dan dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkotika," katanya.

Mendengar putusan itu, Cukotek hanya tertunduk, tanpa suara. Mulutnya baru terbuka, setelah majelis hakim bertanya soal sikapnya terkait putusan ini.

"Saudara terdakwa silahkan menyampaikan sikap. Saudara bisa menerima putusan, pikir-pikir atau banding," kata Solihin. Pertanyaan itu langsung dijawab singkat oleh Cukotek.

"Saya terima pak," jawab si bandar sabu itu, pasrah.

Cukotek mulai ditahan di rumah tahanan (Rutan), sejak Tanggal 27 Januari 2017 lalu. Dalam dakwaan Jaksa Kejari Bangka, Sri Delyanti beberapa pekan sebelumnya diuraikan tentan kronologis kejadian.

Intinya, Su Hiung alias Cukotek pada Hari Selasa Tanggal 24 Januari 2017 sekitar Pukul 19.30 WIB bertempat di Kelurahan Jelitik Sungailiat Bangka telah melakukan perbuatan melawan hukum. Dia kemudian ditangkap oleh Satnarkoba Polres Bangka.

"Bahwa Terdakwa Cukotek menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli menukar narkotika golongan I," kata Sri Delyanti mengutip isi surat dakwaan yang sudah dibacakan saat sidang di PN Sungailiat, sebelumnya, Selasa (13/6/2017) lalu.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved