Breaking News:

Bangka Belitung Masih Kekurangan Tenaga PLKB

Kondisi saat ini satu orang penyuluh di Indonesia membina enam desa/kelurahan. Bahkan ada yang hingga

Bangkapos/Agus Nuryadhyn
Sestama BKKBN Pusat Nofrizal bersama Hj Etna Kepala BkkbN Perwakilan Bangka Belitung meninjau pelaksanaan uji kompetensi penyuluh dan petugas lapangan KB 

Laporan Wartawan Bangkapos.com, Agus Nuryadhn

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) masih banyak kekurangan tenaga Penyuluh Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Kondisi saat ini satu orang penyuluh di Indonesia membina enam desa/kelurahan. Bahkan ada yang hingga membina sampai 10 atau lebih desa/kelurahan.

"Memang saat ini masih kurang untuk KKBPK ," jelas Nofrizal Sekretaris Utama (sestama) BkkbN Pusat, saat ditemui, Selasa (25/7/2017) dalam meninjau pelaksanaan uji komoetensi bagi penyuluh dan petugas lapangan KB se Bangka Belitung, di Wisma Aksi Kecamatan Mendo Barat Kabuoaten Bangka.

Nofrizal mengatakan dari 34.000 desa/kelurahan di Indonesia baru ada 15.000 KKBPK.

Kekurangan PLKB ini akan dapat mempengaruhi pertumbuhan penduduk dan penerimaan masyarakat tentang PLKB.

"Seorang PLKB untuk dapat membina dua desa/kelurahan , dan seorang PLKB dapat membina 1.000 sampai 1.500 pasangan usia subur (PUS)," kata Nofrizal.

Di Bangka Belitung saat ini ada 65 Penyuluh dan petugas lapangan KB. Sehingga perlu ditambah PLKB untuk di wilayah Provinsi Kepulauan Babel.

Karenanya PLKB ini akan diajukan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk dipindah menjadi petugas penyuluh KKBPK.

"Semua jabatan fungsional merupakan penyuluh KKBPK. Jadi kalau sekarang belum fungsional, maka didorong secepatnya menjadi fungsional," jelas Nofrizal. (rya)

Penulis: Agus Nuryadhyn
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved