Muchtar Effendi Bersyukur Novel Disiram Air Keras, Katanya Kena Azab

Alhamdulilah dua minggu setelah itu beliau disiram oleh orang. Itu saya pikir mungkin karena azab Allah

Muchtar Effendi Bersyukur Novel Disiram Air Keras, Katanya Kena Azab
Eri Komar Sinaga/Tribunnews.com
Muchtar Effendi (paling kiri) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Muchtar Effendi mengungkapkan peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Koruspi, Novel Baswedan adalah azab.

Kata Muchtar Effendi, azab tersebut diterima Novel karena mengancam saksi di KPK.

Muchtar Effendi mengungkapkan peristiwa penyiraman itu sekitar dua pekan setelah dia ditetapkan sebagai tersangka perkara baru di KPK.

"Alhamdulilah dua minggu setelah itu beliau disiram oleh orang. Itu saya pikir mungkin karena azab Allah juga karena terlalu mengancam mendzalimi orang. Karena saya yakin Allah mengatakan di surat Anisa 39 bahwa musibah yang kau alami ulah dari tanganmu sendiri," kata Muchtar Effendi saat memberikan keterangan di Panitia Khusus Angket KPK, di DPR RI, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Muchtar Effendi mengaku mengetahui ditetapkan sebagai tersangka dari pemberitaan media.

Muchtar ditetapkan sebagai tersangka yakni menerima hadiah atau janji.

Sekadar informasi, Novel Baswedan hingga kini masih dirawat di Singapura untuk perawatan matanya karena disiram air keras.

Penulis: Eri Komar Sinaga

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved