Bapak Bejad, Dua Putrinya Digauli Lalu Dipaksa Layani Lima Pria

Putrinya masih berusia antara 11 dan 13 tahun ketika pria berusia 43 tahun itu melakukan pelecehan seksual

Bapak Bejad, Dua Putrinya Digauli Lalu Dipaksa Layani Lima Pria
Tribunnews/dok
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, PERTH - Sebuah pengadilan di Perth, Australia, menolak banding dari seorang ayah yang terbukti menggauli putrinya dan menawarkannya kepada lima pria paedofil lainnya.

Putrinya masih berusia antara 11 dan 13 tahun ketika pria berusia 43 tahun itu melakukan pelecehan seksual terhadapnya dan juga memaksa putrinya melayani lima pria hidung belang.

Sebagai ayah, pria itu gagal melindungi putrinya.

Dia mengaku bersalah atas lebih dari 60 pelanggaran terhadap anak gadis tersebut, seperti dilaporkan ABC News, Rabu (26/7/2017).

Pria itu mengajukan banding kepada pengadilan tinggi atas putusan pengadilan distrik yang memvonis 22,5 penjara.

Menurut pengacaranya, putusan itu "nyata-nyata berlebihan".

Bandingnya ditolak di Pengadilan Tinggi Ausralia Barat di Pert, kata Muchael Bus, hakim ketua di pengadilan tersebut.

Dengan putusan pengadilan tinggi tersebut, pria itu harus menjalani hukuman 22,5 tahun di balik jeruji besi, sebelum ia memenuhi persyaratan untuk pembebasan bersyarat. 

Hukuman itu dijatuhkan oleh hakim Pengadilan Distrik di Perth, Juni 2017.

Bahwa ayah itu untuk bertemu beberapa pria lain melalui iklan daring dan menawari gadis itu untuk mereka melakukan hubungan seks dengan putrinya.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved