Rokok Sertung 'Produk' Kearifan Lokal dari Hutan Maras

Rokok Sertung menarik perhatian Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika meninjau pameran gelar dagang Hari Keluarga Nasional

Rokok Sertung 'Produk' Kearifan Lokal dari Hutan Maras
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat menunjukkan rokok sertung kepada Gubernur Babel H Erzaldi Rosman Djohan dan istri ketika pameran gelar dagang pada Peringatan Harganas ke 24 di Gedung Sepintu Sedulang, Sabtu (29/7/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Rokok sertung menarik perhatian Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika meninjau pameran gelar dagang Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 24 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Taman Sari Sungailiat, Jumat (28/7/2017).

Kemudian Tarmizi menunjukkan rokok sertung yang dijual di Stand Riausilip kepada Gubernur Babel H Erzaldi Rosman Djohan dan istri.

Ia lalu memberikan satu bungkus rokok sertung kepada Erzaldi.

"Ni pak gub rokok sertung untuk obat polip," kata Tarmizi.

Kemudian ia bersama Erzaldi berbincang bersama dengan Murni sang penjual rokok sertung.

"Rokok ini bahannya di ambil dari hutan Maras. Ngupah orang. Bahannya dari rotan sertub, daun bunbun, batang maspit, daun cengkeh, daun terung kecubung yang dibungkus daun pisang kering," jelas Murni didampingi Camat Riausilip Tony Ali.

Rokok sertung diyakini bisa menyembuhkan penyakit polip dan jerih atau sesak napas. Rokok ini banyak digunakan orang-orang kampung.

Keahlian Murni membuat rokok sertung merupakan keahlian turun-temurun. Ia sudah 25 tahun menekuni pembuatan rokok sertung ini.

Dalam sehari ia mampu membuat 60 linting rokok sertung. Rokok berbahan herbal dari tumbuh-tumbuhan di hutan Bukit Maras ini dikemasnya dalam satu bungkus plastik berisi lima linting rokok yang dijual seharga Rp 10.000.

Rokok ini biasanya dibeli oleh orang-orang di sekitar kampung ke Muntok hingga ke Padang Sumatera Barat.

Murni berharap rokok sertung yang obat herbal ini bisa terus dilestarikan karena menjadi kearifan lokal daerah.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved