Gas 3 Kg Mulai Naik Saat Idul Adha Nanti, Ini Harga Barunya

Hiswana Migas berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG Tabung 3 Kg Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Gas 3 Kg Mulai Naik Saat Idul Adha Nanti, Ini Harga Barunya
bangkapos.com/dok
Gas elpiji 3 kg 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Hiswana Migas berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG Tabung 3 Kg Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen DPD II Sumbagsel Hiswana Migas Nina Hikmah usai rapat di Ruang Rapat Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin (31/7/2017).

Nina menginformasikan saat ini HET LPG tabung 3 Kg seharga Rp 14.800, harga tersebut menurutnya sudah sejak 2014 hingga saat ini belum mengalami kenaikan.

Baca: Tak Disangka Benda yang Ditaruh Wanita Ini Buat Pria Jijik, Ternyata Bisa Kurangi Nafsu Birahi

Hari ini telah disetujui oleh Pemprov Sumsel bahwa HET gas LPG 3 kg naik Rp 15.650.

"Kenaikan HET ini buat kami wajar karena memang biaya- biaya (bahan pokok) sekarang tahu sendiri. Alhamdulillah sudah disetujui oleh Pemprov dan mungkin September akan mulai berlaku karena saat ini SK sedang dibuat," katanya Nina Hikmah.

Baca: Bikin Salah Fokus, Pakai Dress Ini, Tampak Ada yang Menonjol di Bagian Dada Raline Shah

Nanti pula, lanjut Nina jika kenaikan HET sudah berlaku maka pihaknya akan menghimbau kepada pangkalan gas agar jangan jual gas terlalu mahal dan sesuai dengan HET yang ditentukan.

"Dari pangkalan ke masyarakat hanya Rp14.800 sampai hari ini dari 2014 belum berubah, kedepan setelah Idul Adha akan naik Rp 15.650," ujarnya.

Baca: Pamitnya Mau Beli Rokok, Suami Malah Tergoda Pelacur dan Alami Hal Mengejutkan Ini

Nina mengatakan masih wajar jika harga di pangkalan dinaikkan menjadi Rp 15.650, namun jika harga lebih dari yang ditetapkan, ia menyebutkan itu adalah hal yang konyol.

"Kalau ada Warung yang menjual Rp 21 ribu. itu yang konyol. Jadi gini, kalau ditingkat pangkalan ada yang menjual di atas harga HET nah itu menjadi tanggung jawab kami untuk memeriksa, tapi kalau di luar itu, kita tidak bisa pantau terlalu dalam makanya kita himbau masyarakat beli di pangkalan," bebernya yang juga mengatakan saat ini sudah ada satu pangkalan di satu kelurahan. ( tribunsumsel.com/Weni Wahyuny)

Editor: edwardi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved