Kejati Babel Terus Usut Dugaan Tipikor Pipa Merawang

Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel) sampai saat ini masih terus berusaha mengusut

Kejati Babel Terus Usut Dugaan Tipikor Pipa Merawang
net
kejaksaan tinggi babel 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel) sampai saat ini masih terus berusaha mengusut tuntas dugaan perkara tindak pidana korupsi (tipikor) proyek rehabilitasi pipa transmisi Merawang di wilayah Kabupaten Bangka.

Pipa tersebut dibangun sejak tahun 2013 hingga 2016 dengan anggaran senilai Rp 4,7 miliar, namun diduga ada penyimpangan.

Hal tersebut terbukti, Senin (31/7/2017) kembali tim penyidik pidsus Kejati Babel memeriksa seorang saksi terkait perkara proyek yang diduga telah merugikan keuangan negara ini.

Kali ini giliran Mardianto diperiksa tim penyidik pidsus Kejati Babel terkait perkara kasus tipikor serupa.

Mardianto menurut Kasi Penerangan Hukum (Penkum), Roy Arland SH diperiksa sebagai saksi setelah sejumlah saksi lainnya sempat pula menjalani pemeriksaan.

"Iya ada pemeriksaan hari ini," kata Roy kepada bangkapos.com, Senin (31/7/2017).

Sementara Mardianto dikonfirmasi awak media usai menjalani pemeriksaan mengaku jika dirinya, Senin (31/7/2017) sengaja mendatangi gedung pidsus Kejati Babel hanya sekedar bertemu dengan seorang penyidik pidsus Kejati Babel yang dianggap sebagai teman lama sekaligus minum kopi bersama.

"Saya hanya ngopi saja dengan kawan lama. Sudah dulu ya," kata Margianto di hadapan awak media.

Sebagaimana dalam berita yang pernah dilansir harian ini sebelumnya disebutkan jika proyek rehabilitasi pipa transmisi Merawang itu dikerjakan oleh PT Rian Makmur Jaya dan kegiatan proyek itu sendiri di bawah naungan satker PJPA Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Sebelumnya pula, Mul selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek rehabilitasi pipa transmisi Merawang ternasuk kepala satker PJPA Provinsi Bangka Belitung, A Roni sempat pula menjalani pemeriksaan tim penyidik pidsus Kejati Babel terkait kasus serupa. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved