Sabtu, 11 April 2026

Pemuda Muhamadiyah Babel Soroti Pemilukada 2018 di kabupaten dan Kota di Babel

Jangan sampai para kepala daerah yang terpilih malah menjadi raja raja kecil yang akhir membuat rakyat menjadi korban

Editor: Iwan Satriawan
istimewa
Sekretaris pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bangka Belitung Jafri, Rabu (2/8) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Sekretaris pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bangka Belitung Jafri mengatakan pilkada serentak 2018 di tiga Kabupaten/Kota provinsi Babel nantinya harus membudayakan pemilu berdaulat.

Selain itu bersih, cerdas dan adanya perubahan untuk mewujudkan integritas penyelenggaran pilkada yang berdasarkan asas sesuai dengan UU pemilu.

"Pilkada serentak tahun nanti harus menjadi anti-tesis pilkada sebelum-sebelumnya. Kita tidak berharap bahwa pilkada serentak akan menimbulkan ekses seperti maraknya korupsi kepala daerah, konflik horizontal yang meluas, terjadi gangguan pelayanan masyarakat, dan banyaknya sengketa pilkada di MK akibat sikap “hanya siap menang tapi tidak siap kalah," jelas Jafri kepada bangkapos.com, Rabu (2/8).

Menurutnya dalam hajatan pilkada yang paling penting adalah bagaimana pemimpin terpilih mampu menyejahterakan masyarakatnya.

Melaksanakan janji-janji politik yang pernah di sepakati dalam masa kampanye.

"Jangan sampai para kepala daerah yang terpilih malah menjadi raja raja kecil yang akhir membuat rakyat menjadi korban. Kepala daerah yang terpilih harus menerapkan konsep otomotif daerah yang telah ditetapkan pasca reformasi," pungkasnya.(*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved