Wanita Simpan Mayat Bayinya di Freezer Ternyata Istri Keempat

SA membungkus bayi meninggal itu menggunakan kantong plastik hitam lalu menyimpannya ke dalam freezer.

Wanita Simpan Mayat Bayinya di Freezer Ternyata Istri Keempat
Dok Andri
Barang bukti kulkas dan lemari pendingin yang digunakan terduga pelaku untuk menyimpan bayi yang baru dilahirkannya. SA diduga takut dan panik dengan kelahiran anak keduanya, sehingga melakukan hal tersebut. 

BANGKAPOS.COM, TARAKAN – SA (24) warga Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, terduga pelaku penyimpan bayi dalam lemari pendingin mengaku takut jika anaknya nanti tidak bisa memiliki akte kelahiran seperti anak pertamanya.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit mengatakan, SA merupakan istri keempat dari DO.

“SA ini istri keempat. Dia tidak mau seperti anak pertamanya, tidak punya akta,” ujarnya, Jumat (4/8/2017).

SA melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan seorang diri di sebuah bak mandi di kamar mandi rumahnya, Jalan Lestar RT 21, Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan.

SA melahirkan dengan teknik waterbirth (di dalam air) yang diketahuinya di Youtube.

Namun, SA tidak tahu cara menangani bayi pasca persalinan. Hingga bayi yang dilahirkan dalam keadaan hidup meninggal dunia.

"Karena tidak paham, kemudian meninggal. Dia tidak paham juga teknik melahirkan di dalam air, dia cuma melihat di Youtube,” imbuh Dearystone Supit.

Mengaku panik dan kalut, SA malah membungkus bayi meninggal itu menggunakan kantong plastik hitam. Ia lalu menyimpannya ke dalam freezer.

Dua hari kemudian, bayi yang sudah membeku tersebut dipindahkan ke dalam sebuah lemari pendingin di tempat pencucian mobil milik suaminya, DO, di Jalan Pulau Bunyu RT 11, Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan.

“Dari pengakuannya, dia takut ketahuan orang lain di rumah sehingga bayi yang membeku tersebut ditaruh di dalam panci dan disimpan di lemari pendingin di tempat pencucian mobil,” ucap Dearystone Supit.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved