Gara-Gara Iseng Bakar Lahan, Api Nyaris Lalap Perumahan Warga

Peristiwa kebakaran menjelang musim kemarau ini semakin menjadi-jadi di Kabupaten Bangka. Pada bulan Juli hingga

Gara-Gara Iseng Bakar Lahan, Api Nyaris Lalap Perumahan Warga
bangkapos,com/nurhayati
Kebakaran hutan di lingkungan Rambak, Kecamatan Sungailiat, Selasa (8/8/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peristiwa kebakaran menjelang musim kemarau ini semakin menjadi-jadi di Kabupaten Bangka. Pada bulan Juli hingga Agustus ini sudah lima kali terjadi di sekitar Kecamatan Sungaliat. Kali ini kebakaran hutan terjadi di Lingkungan Rambak Kecamatan Sungailiat, Selasa (8/8/2017) sekitar pukul 12.00 WIB.

Bahkan si jago merah nyaris melalap pemukiman warga yang hanya berjarak 25 meter dari lokasi kebakaran.

Api sudah membesar dan membakar semak belukar ditambah angin kencang sehingga dikhawatirkan api merambet ke rumah warga.

Namun Petugas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Bangka ketika mendapat laporan warga sekitar pukul 12.30 WIB langsung bergerak cepat memadamkan api.

Dengan menurunkan dua regu didukung dua mobil damkar dan satu suplai air mereka menyemprotkan air ke titik-titik api. Beberapa warga dan petugas damkar juga memadamkan api secara manual agar api segera dipadamkan.

"Api sempat membesar karena ditiup angin. Alhamdulillah pukul 13.45 WIB sejam kemudian api berhasil dipadamkan," ungkap Kabid Penanggulangan Bencana dan Damkar Satpol PP Kabupaten Bangka Ahmad Fauzi kepada bangkapos.com, Selasa (8/8/2017).

Menurut Fauzi dari informasi masyarakat, kebakaran terjadi karena ada orang yang iseng membakar lahan sehingga api membesar dan langsung meluas. Kebakaran ini menghanguskan lahan hutan seluas tiga hektare.

Untuk itu secara tegas Fauzi meminta agar masyarakat tidak coba-coba membakar lahan karena bisa dipidana.

"Kita juga sudah mengingatkan, mengimbau serta mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat saling menjaga, mengawasi, tidak membakar hutan apalagi iseng oleh orang yang tidak bertanggung. Membuang puntung rokok saja sudah menimbulkan kebakaran mengingat musim panas kemarau ini, hutan semak belukar cepat sekali terbakar," ingat Fauzi.

Menurutnya di beberapa kawasan hutan tertentu juga telah pasang papan peringatan dan larangan oleh pihak kehutanan dan Organisasi Perangkat Daerah terkait dari Pemkab Bangka.

"Kalau memang kita temukan yang sengaja bakar hutan sehingga membuat kebakaran, segera laporkan. Kita tidak segan-segan bersama berkoordinasi dengan OPD terkait serta kepolisian, kehutanan mengambil tindakan sesuai aturan serta ketentuan yang berlaku, bisa dipidanakan. Karena siapa lagi yang akan menjaga kalau bukan kita semua, masyarakat dan pemerintah," tegas Fauzi. (*)

Penulis: nurhayati
Editor: tidakada023
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved