Tak Hanya Hadasari, Ini 9 Orang Lain yang Mengaku Nabi, No 6 dan 9 Bayar Dulu Kalau Mau ke Surga

Diketahui wanita itu mengaku bernama Nabi Hadasari yang bangkit dari Nabi Adam dan Hawa.

Tak Hanya Hadasari, Ini 9 Orang Lain yang Mengaku Nabi, No 6 dan 9 Bayar Dulu Kalau Mau ke Surga
tribunnews.com
Sri Hartati mengaku sebagai nabi. 

1. Lia Eden

Lia Eden beserta pengikutnya mendatangi Gedung KPK, Senin (16/2/2015). Kedatangan mereka bertujuan untuk memberi dukungan terhadap KPK dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Lia Eden beserta pengikutnya mendatangi Gedung KPK, Senin (16/2/2015). Kedatangan mereka bertujuan untuk memberi dukungan terhadap KPK dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. (Alsadad Rudi)

Dikutip dari wikipedia.org, selain menganggap dirinya sebagai menyebarkan wahyu Tuhan dengan perantaraan Jibril, dia juga menganggap dirinya memiliki kemampuan untuk meramalkan kiamat.

Dia juga telah mengarang lagu, drama dan juga buku sebanyak 232 halaman berjudul, "Perkenankan Aku Menjelaskan Sebuah Takdir" yang ditulis dalam waktu 29 jam.

Pada 1998, Lia menyebut dirinya Mesias yang muncul di dunia sebelum hari kiamat untuk membawa keamanan dan keadilan di dunia.

Selain itu, dia juga menyebut dirinya sebagai reinkarnasi Bunda Maria, ibu dari Yesus Kristus.

Lia juga mengatakan bahwa anaknya, Ahmad Mukti, adalah reinkarnasi Isa.

Pemahaman yang dibawa oleh Lia ini berhasil mendapat kurang lebih 100 penganut pada awal diajarkannya.

Penganut agama ini terdiri dari para pakar budaya, golongan cendekiawan, artis musik, drama dan juga pelajar.

Mereka disebut sebagai pengikut Salamullah.

Pada bulan Desember 1997, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melarang perkumpulan Salamullah ini karena ajarannya dianggap telah menyelewengkan kebenaran mengenai ajaran Islam.

Kelompok ini lalu membalas balik dengan mengeluarkan "Undang-undang Jibril" (Gabriel's edict) yang mengutuk MUI karena menganggap MUI berlaku tidak adil dan telah menghakimi mereka dengan sewenang-wenang.

Sejak 2003, kelompok Salamullah ini memegang kepercayaan bahwa setiap agama adalah benar.

Kelompok yang diketuai Lia Eden ini yang kemudian berubah nama yang kini dikenal sebagai Kaum Eden.

2. Ahmad Musaddeq

Dia bernama Ahmad Musaddeq atau Abdul Salam.

Mengaku menerima wahyu dan menasbihkan diri sebagai nabi terakhir setelah Nabi Muhammad SAW.

Dia mendirikan aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah (cikal bakal Gafatar).

Ajaran ini menggabungkan kepercayaan orang Islam dan Kristen. 

Musaddeq bahkan berani menghapus nama Muhammad di kalimah syahadat.

Dia juga tidak mewajibkan shalat 5 waktu.

3. Cecep Solihin

Cecep Solihin warga dari Kelurahan Samoja, Kecamatan Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat mengaku seorang nabi terakhir setelah Nabi Muhammad.

Setelah tertangkap, Cecep mengaku cuma sebagai risalah atau penyambung pesan.

4. Ashriyanti Samuda

Wanita ini berasal dari Kepulauan Sula, Maluku.

Mengaku dirinya sebagai nabi.

Dia pernah bekerja sebagai PNS dan menyebut dirinya menerima wahyu.

5. Gus Jari bin Supardi

Gus Jari bin Supardi berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Dia mengaku nabi dan menerima wahyu saat menuntut ilmu di salah satu pesantren di Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Wahyu itu mengharuskan dia menjadi nabi.

Setelah mengikrarkan diri sebagai nabi, Gus Jari bin Supardi mengubah sebutannya menjadi Nabi Isa Al-Habibullah dan merupakan titisan dari Isa Almasih.

Walaupun mengaku sebagai nabi terakhir, ajarannya masih mengacu pada Alquran dan Alhadis, namun untuk pembacaan sahadatnya ada penambahan, yaitu “Wa Isa Habibulloh.” 

6. Eyang Ended

Eyang Ended atau yang bernama asli Dedi Mulyana juga mengaku nabi.

Pria asal Banten, Jawa Barat ini mengatakan wahyu untuk menjadi nabi dia terima setelah terjadinya musyawarah dengan jin di laut.

Untuk menjadi pengikutnya, Eyang Ended mewajibkan seseorang untuk menyetorkan uang sebesar Rp 5 juta.

Selain itu, berdasarkan ajarannya, ada ritual khusus yang wajib dilakukan dengan cara berhubungan intim dengan para pengikut wanitanya. 

7. Sutarmin

Sutarmin mengatakan dirinya nabi untuk meneruskan ajaran pendahulunya, yaitu Rochmad.

Rochmad juga pernah mengaku sebagai nabi juga beberapa waktu sebelumnya.

Masih sama seperti Rochmad, ajaran dari Sutarmin ini mewajibkan mengganti nama Muhammad dalam bacaan syahadat.

Tata cara salat menurut ajaran Sutarmin pun juga berbeda dengan yang diajarkan dalam agama Islam. 

8. Sri Hartati

Wanita asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ini mengaku dirinya adalah utusan Tuhan atau nabi/rasul.

Dia mengaku wahyu itu diperoleh setelah mengalami perjalanan spiritual yang luar biasa sejak sakit yang dideritanya pada tahun 2009 lalu.

Sri Hartati membuat kitab suci sendiri yang dituliskan dengan menggunakan bahasa latin.

Karena dia takut jika ditulis dalam Bahasa Arab, para pengikutnya salah mengartikan.

Kitab suci yang terdiri dari 317 halaman itu dinamakan Alkitab Na’sum. 

Baca: Istri Pergoki Oknum PNS Selingkuh, Kenali Masa-masa Pasangan Mulai Jatuh ke Pelukan Orang Lain

9. Abdul Muhjib

Pria ini berasal dari Kawarang, Jawa Tengah.

Abdul Muhjib mengatakan dirinya adalah nabi.

Dia mengaku dapat membawa atau memasukkan siapa saja yang percaya dan menjadi pengikutnya ke surga.

Tetapi harus membayar terlebih dahulu sebesar Rp 2 juta.

Untuk beribadah, ada tata cara sendiri yang menurutnya dituntunkan langsung oleh Malaikat Jibril.

Abdul Muhjib menyebarkan ajarannya melalui Padepokan Syekh Sanggga Bintang Pratama yang dibantu oleh beberapa orang pengikutnya untuk melakukan perekrutan serta publikasi. 

Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved