Wanita Pengedar Kosmetik Berbahaya Tak Boleh Keluar Rumah Tanpa Ijin Hakim

Sesorang dalam status tahanan rumah hanya boleh keluar dari rumah untuk kepentingan persidangan

Wanita Pengedar Kosmetik Berbahaya Tak Boleh Keluar Rumah Tanpa Ijin Hakim
bangkapos.com/Ryan A Prakasa
BPOM dan Polda Babel Sita Obat-obatan dan Kosmetik Bermasalah 

Pada saat bahaya datang di rumahnya, seorang tahanan rumah yang dimaksud boleh keluar rumah, demi menyelamatkan diri, walau tidak meminta ijin pihak atau pejabat terkait.

"Dalam keadaan-keadaan lain yang mengharuskan tersangka atau terdakwa keluar dari rumah demi keselamatannya, maka dia dapat keluar rumah tanpa terlebih dahulu meminta ijin pejabat yang berwenang. Akan tetapi tetapi, dia harus melaporkan setelahnya kepada pejabat yang berwenang yang menanan," jelas Jhon.

Seperti diketahui, Ny Lim Me Lie alias Ahua, akhirnya 'menghirup udara segar'. Walau perkaranya belum selesai diadili, namun setidaknya, istri kontraktor asal Sungailiat, Go Liong, tak lagi mendekam di penjara.

Status tahanannya dialihkan hakim, dari tahanan rutan menjadi tahanan rumah.

Padahal sebelumnya, Ahua sempat dijebloskan dalam penjara, saat perkaranya masih ditangani oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Babel, Roy Arland.

Setelah perkara naik ke Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, rupanya, Terdakwa Ahua, mengajukan permohonan pada hakim. Alhasil, Majelis Hakim PN Sungailliat, dipimpin Ketua Majelis, Oloan Exodus mengabulkan.

Ahua pun melenggang keluar penjara, dalam status sebagai tahanan rumah.

Pada persidangan dua pekan lalu, Terdakwa Ahua. didakwakan oleh jaksa (JPU) atas tuduhan telah mengedarkan kosmetik berbaya tanpa ijin di Sungailiat dan sekitarnya.

Wanita ini dijadikan tersangka, bermula saat BPOM Pangkalpinang tiba-tiba menggelar razia di Pasar Atas Sungailiat, Rabu (3/5/2017) lalu.

Ketika itu, toko salon kosmetik milik Terdakwa Ahua, jadi salah satu sasarannya. BPOM menemukan bukti saat razia di toko istri dari pemborong proyek, bernama Go Liong yang dimaksud.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved