Menteri Susi Luncurkan Kredit Untuk Masyarakat Pelaku Usaha Perikanan

Program ini merupakan suatu usaha untuk mewujudkan kemandirian pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan

Menteri Susi Luncurkan Kredit Untuk Masyarakat Pelaku Usaha Perikanan
Indra Akuntono
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyambangi Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap, Jawa Tengah.

Di lokasi, Susi Pudjiastuti meluncurkan program kredit ultra mikro (KUM) sektor perikanan.

Kementerian dan Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan telah menyiapkan program untuk membantu nelayan memperoleh akses permodalan.

Hal ini dilakukan untuk menanggulangi sulitnya nelayan memperoleh akses permodalan, terutama layanan kredit.

"Jika layanan kredit dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, industri kelautan dan perikanan dapat lebih maju," ujar Susi, Selasa (15/8/2017).

 

Program ini merupakan suatu usaha untuk mewujudkan kemandirian pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Targetnya kejayaan kelautan dan perikanan Indonesia dapat terwujud.

“Kita berharap, dengan program BLU (Badan Layanan Umum) ini, kita bisa membentuk para masyarakat pelaku usaha perikanan, maupun para nelayan itu sendiri,” ungkap Susi.

Guna melancarkan bantuan akses permodalan ini, Menteri Susi meminta kerjasama dari Koperasi Unit Desa (KUD) setempat. Sasarannya menurut Susi nelayan kapal- kapal di bawah 30 GT, terutama lagi yang di bawah 10 GT.

“Kita harus bisa membantu kapal nelayan ini menetas menjadi nelayan-nelayan kapal besar. Tidak boleh kapal kapal besar itu hanya milik kelompok perusahaan orang tertentu saja," kata Susi.

KKP akan memberikan bantuan uang pendampingan kepada KUD untuk dapat mengurus kredit bergulir untuk nelayan dengan menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.

“BLU kita Rp 500 miliar, didampingi dana yang disiapkan perbankan BNI agar jadi Rp 1 triliun agar ke nelayan," papar Susi.

Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved