Nangguk Ikan Cara Alami, Tak Memusnahkan Populasi Udang dan Ikan

Kalau meracun, itu kan nggak arif dengan alam, tapi malah merusak, menghabiskan ikan dan udang, tidak peduli kecil atau

Nangguk Ikan Cara Alami, Tak Memusnahkan Populasi Udang dan Ikan
Bangkapos/riyadi
Beberapa anak di Kelurahan Kelapa Kecamatan Kelapa sedang menangguk ikan di bekas kolan warga di daerah setempat, Kamis (17/8/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menangguk ikan dan udang di Kelurahan Kelapa Kecamatan Kelapa, adalah kebiasaan alami yang dilakukan oleh warga setempat.

Ketika musim nangguk, yang turun menangguk ikan dan udang, kebiasaannya tidak mengenal usia, mulai dari orang tua, sampai anak-anak, laki-laki, perempuan.

Kandar warga setempat menyebutkan, menangguk adalah cara aman dalam menangkap ikan dan udang.

"Berbeda dengan meracun, itu menghabiskan bahkan memusnahkan ikan dan udang, kami disini nggak pakai model seperti itu, tapi cara yang kami pakai adalah cara aman, yaitu menangguk menggunakan tangguk (jaring yang dibuat menyerupai tudung saji), jadi kalau pakai alat ini, tidak semua udang atau ikan akan kena," kisah Kandar.

Dengan cara tersebut, populasi ikan dan udang akan tetap ada, tidak musnah ketika seperti di racun.

"Kalau meracun, itu kan nggak arif dengan alam, tapi malah merusak, menghabiskan ikan dan udang, tidak peduli kecil atau besar, semua habis, kalau nangguk nggak bisa habis, ikan, udang dan lingkungan juga aman," ujar Kandar.

Warga lainnya, Sahani mengatakan, musim panas seperti ini kalau tidak menagguk udang dan ikan, rasanya rugi.

"Hampir setiap cuaca panas dan air menipis, warga sini ramai-ramai turun nangguk. Kami nggak ada sistim meracun, kami cukup nangguk, hasilnya cukup untuk lauk makan jadi lah," katanya.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved