Ungkapkan Rasa Syukur, Korem 045 Gaya Gelar Doa Bersama Seluruh Unsur Agama di Babel

Hadir juga ratusan warga yang memadati rumah residen yang menjadi salah satu icon dan kebanggaan Kota Pangkalpinang

Ungkapkan Rasa Syukur, Korem 045 Gaya Gelar Doa Bersama Seluruh Unsur Agama di Babel
Bangkapos/Zulkodri
Ungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan di usia 72 tahun. Korem 045 Gaya mengelar doa bersama seluruh unsur agama di Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang, Kamis (17/08/2017) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Untuk mempererat persatuan sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah memasuki usia 72 tahun.

Korem 045 gaya mengelar doa bersama serta tilawah syukuran memperingati Hut RI ke 72 di Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang, Kamis (17/08/2017) sore.

Hadir dalam kegiatan doa bersama ini, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas, perwakilan dari berbagai unsur agama di Bangka Belitung mulai dari agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Khonghucu, dan Budha.

Hadir juga ratusan warga yang memadati rumah residen yang menjadi salah satu icon dan kebanggaan Kota Pangkalpinang.

Pada kesempatan tersebut, masing-masing perwakilan unsur agama yang ada di Kota Pangkalpinang mendoakan sesuai agama mereka agar bangsa ini, dilimpahi kesejahteraan, kemakmuran dan selalu terjaga kerukunan antara sesama dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

Hadir dalam kegiatan doa bersama tersebut, Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, Walikota Pangkalpinang, M Irwansyah didampingibIatri, Desy Ayu Irwansyah, Danrem 045 Gaya, Kolonel Inf Abdurahman, Dandim 0413 letkol inf Daniel SP Lumban Raja dan tamu undangan lainnya.

Danrem 045 Gaya, Kolonel Inf Abddurahman mengatakan kegiatan doa bersama ini, digelar merupakan bentuk syukur atas jasa para pejuang kemerdekaan.

Kegiatan ini, sendiri lanjutnya juga digelar secara serentak di daerah lain.

" Kegiatan doa bersama ini, kita lakukan sebagai bentuk rasa syukur atas perjuangan kemerdekaan. Kita undang semua unsur beragama, karena kemerdekaan ini lahir bukan karena satu unsur agama saja, tetapi semua unsur agama berperan. Kegiatan kita lakukan dengan doa bersama, kalau daerah lain mungkin dalam bentuk lain," ucapnya.

Usai mengelar doa bersama akhir acara juga dilakukan upacara penurunan bendera yang dilakukan di halaman Rumah walikota Pangkalpinang.

Kemudian dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved