Memilukan, 100 Bayi Meninggal Massal di Satu Rumah Sakit

Sekitar 100 bayi dilaporkan meninggal massal di rumah rumah sakit umum di kawasan India utara.

Memilukan, 100 Bayi Meninggal Massal di Satu Rumah Sakit
SAMIRATMAJ MISHRA
Bayi kembar berusia delapan hari merupakan dua dari sekitar 100 bayi yang meninggal massal di rumah rumah sakit umum di kawasan India utara. 

Banyak dari orang tua itu mengatakan, beberapa dokter memberi mereka kantong dan meminta mereka secara manual menyalurkan oksigen ke paru-paru anak mereka.

"Dalam 30 menit saya melihat tiga anak saya meninggal di depan mata saya," kata Vipin Singh kepada wartawan BBC Hindi, Nitin Srivastava.

Putri Singh yang bernama Arushi masuk rumah sakit karena gejala encephalitis.

Suhu tubuh bayi perempuan itu, kata Singh, rendah. Namun dokter memintanya tak khawatir. Dua jam setelah itu, dia diberitahu bahwa Arushi telah meninggal.

Singh berkata, hari itu ia merasakan sesuatu yang aneh di dalam bangsal.

"Para dokter berlarian, tapi mereka tidak berbicara banyak. Yang saya dengar hanya tentang kematian anak saya dan saya harus membawa jenazah putri saya keluar dari bangsal itu.

Saya hanya membungkus jenazahnya dalam selimut lalu saya membawanya pulang."

Tragedi tersebut memunculkan beragam pertanyaan tentang jaminan kesahatan di negara bagian Uttar Pradesh. Hingga kini para orang tua itu belum mendapatkan jawaban yang mereka nantikan.

"Bahkan ketika kami bertanya, mereka tak memberitahu kami apapun," kata Yadav yang tak memiliki catatan medis perihal diagnosa atau alasan kematian anak-anaknya. Meski begitu, Yadav tetap ingin mencari tahu penyebab kematian dua bayikembarnya.

Yadav mengubur dua bayinya di dekat rumahnya yang berada di Desa Bagha Gara, di Distrik Gorakhpur. Keduanya dikubur dan tidak dikremasi sebagaimana diatur dalam ritual Hindu.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved