Breaking News:

DPMPPTSPK Bateng Tegaskan Sudah Tindaklanjuti Permasalahan Di PT SNS

Menurutnya, dinas sudah sering kali melakukan kunjungan dan penjelasan kepada PT dan pekerja

Bangkapos/Evan Saputra
Perwakilan pekerja mendatangi kantor DPRD Bateng mengeluhkan mengenai sistem dari PT SNS, Senin (21/8/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPPTSPK), Elly Irsyah mengatakan pihaknya sudah memproses laporan dan keluhan para pekerja di PT SNS.

Menurutnya, dinas sudah sering kali melakukan kunjungan dan penjelasan kepada PT dan pekerja.

"Sudah kami proses dan kita tindak lanjuti ke PT SNS juga, pengawas sudah ada nota, sudah bergerak menyelesaikan ini, pelan-pelan kita bekerja, kami bukan diam, kami memberikan pengayoman kepada masyarakat, bak itu PT maupun masyarakat. Pada dasarnya permasalahan ini pemkab sudah menindaklanjuti, dewan ke SNS sudah, kita juga menindaklanjuti ada beberapa kunjungan," tegasnya, Senin (21/8/2017).

Elly mengatakan di perusahaan di permasalahan ada pada PB tahun 2011 lalu, namun ada permasalahan yang tidak dilakukan pada persetujuan itu terutama untuk status dan pensiun.

"Permasalahan awal pb 2011, sudah terlaksana bersama pengawas, status, pensiun dini, kalau hanya nunggu pb kami dinas mendorong poin itu melalui pengawas, jadi status dulu yang utama, hari kerja dan upah mengikuti. Mereka phl, phl itu tidak oleh lebih dari 20 hari, mereka mengakali mungkin dibawa itu, dan kebutuhan juga," ujarnya.

Selama ini kata Elly tidak ada perjanjian kerja antara perusahaan dan pekerja di PT SNS.

Pihaknya pun tidak pernah menerima apapun yang menerangkan mengenai perjanjian kerja.

"Tidak ada perjanjian kerja selama ini, namun ada perjanjian kerja atau tidak bisa jadi karyawan, karena pekerja tertulis dan tidak. Ini Baru pengaduan kemarin, harus bipartit dulu, pemerintah pengusaha pekerja itu seminimal mungkin tidak melakukan PHK, kalau PHK harus perundingan, kami ada dasarnya untuk mediasi," ungkapnya.(*)

Penulis: Evan Saputra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved