Pendaki Maras Diminta Untuk Tidak Melakukan Hal Ini

Hutan kan memberikan manfaat besar bagi umat manusia, keberadaan hutan juga memberikan keseimbangan terhadap

Pendaki Maras Diminta Untuk Tidak Melakukan Hal Ini
ist
Camat Riausilip Tony Ali 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Camat Riausilip Tony Ali meminta para pendaki Bukit Maras dan pengunjung air terjun di Bukit Maras Desa Berbura, agar jangan melakukan hal-hal yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan.

Karena di Hutan Maras termasuk titik rawan kebakaran, jadi pengunjung atau pendaki harap ikut menjaga alam, agar kejadian kebakaran hutan di tahun 2015 lalu, tidak terulang lagi di hutan ini.

"Hutan kan memberikan manfaat besar bagi umat manusia, keberadaan hutan juga memberikan keseimbangan terhadap ekosistem di lingkungannya dan manusia itu sendiri, jadi hutan harus di jaga dan dilindungi bersama, agar tetap lestari," ujar Tony kepada bangkapos.com Selasa (22/8/2017).

Sebelumnya, Kasi Kesra Pemdes Berbura Samsuri mengatakan, Pemdes Berbura tidak memiliki hak untuk melarang atau menyuruh warga naik ke Maras atau mengunjungi air terjun.

"Karena status kawasan hutan Bukiit Maras adalah Hutan Konservasi, jadi kewenangan sepenuhnya ada di pusat. Hanya saja kalau ada yang akan naik ke puncak Maras dan berkunjung ke air terjun agar berhati-hati dan tetap menjaga lingkungan, tidak boleh merusak, paling itu pesan kami, jika ada warga yang permisi ke masyarakat atau pemerintah desa," ujar Samsuri.(*)

Penulis: riyadi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved