Aset Sejarah Dicuri, Bangka Belitung Alami Kerugian yang Tak Ternilai
Kapal bermuatan barang antik yang tenggelam di perairan Bangka Belitung cukup banyak yang dicuri.
Penulis: Hendra | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapal bermuatan barang antik yang tenggelam di perairan Bangka Belitung cukup banyak yang dicuri.
Seperti yang terjadi pada bangkai Kapal Tek Sing di perairan Belitung. Muatan kapalnya dijarah, kemudian perjual belikan. Kemudian kapal Ashigara yang ada di perairan Bangka Barat pun tak luput dari incaran.
Baca: Bangka Belitung Kaya Sejarah, Seperti Negeri di Atas Angin
Sejarawan Bangka Belitung, Ahmad Elvian kepada bangkapos.com, Rabu (23/8/2017) mengatakan muatan kapal tenggelam ini sudah menjadi cagar budaya maritim. Pencurian yang dilakukan sudah sangat merugikan Babel.
“Pengangkatan barang-barang dari kapal ini sangat merugikan negara. Ini adalah kekayaan kita yang tak bisa dinilai dengan materi atau uang,” kata Elvian.
Menurut Elvian aset dari kapal tenggelam ini merupakan jati diri, kekayaan intelektual dan sejarah Bangka Belitung dimasa lalu yang tidak ternilai harganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sejarawan-bangka-belitung-ahmad-elvian_20170823_201753.jpg)