OJK dan Kemenag Lacak Investasi Dana Travel Umroh Abu Tour

Kementerian Agama (Kemenag) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai turun tangan mengusut dana travel umrah.

OJK dan Kemenag Lacak Investasi Dana Travel Umroh Abu Tour
kompas.com
logo OJK 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai turun tangan mengusut dana travel umrah.

Dua lembaga ini telah membentuk satuan tugas (satgas) dan meminta keterangan sejumlah pengelola travel.

Sebelumnya, Sub Direktorat Pembinaan Haji dan Umrah Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI mencabut izin 25 perusahaan biro dan agen perjalanan haji dan umrah. Salah satunya beralamat di Makassar.

"Kami sudah panggil pengelola Abu Tour,"tegas Kepala Kemenag Sulsel, Abd Wahid Thahir, Minggu (27/8/2017).

Kemenag Sulsel melibatkam OJK dalam 'operasi penertiban' travel itu karena setoran calon jamaah dijadikan investasi oleh pengelola.

Ribuan jamaah yang menyetor belasan juta dijadikan modal usaha, sebagian digunakan untuk memberangkatkan jamaah yang mendaftar setahun sebelumnya.

Rerat travel yang 'memanfaatkan dana jamaah' untuk bisnis ini mengenakan harga di bawah standar, Rp 14 juta hingga Rp 19 juta.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved