Silvi, Mantan Bendahara Cantik Tersangka Korupsi Segera Diadili

hingga berita ini diturunkan, Silvi Prihartini masih mendekam di balik jeruji besi. Wanita lajang ini dititipkan jaksa di

Silvi, Mantan Bendahara Cantik Tersangka Korupsi Segera Diadili
bangkapos.com/fery laskari
Mantan Bendahara 'Cantik' Kantor DPP KAD Bangka, Silvi Prihartini, Kamis (3/8/2017) resmi ditahan. Tampak tersangka, rambut terurai menutupi wajah saat digelandang jaksa menuju Lapas Bukitsemut Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Silvi Prihartini (27), mantan bendahara cantik dana bantuan sosial (Bansos) di Kantor DPP KAD Kabupaten Bangka, segera diadili.

Jaksa berencana melimpahkan perkaranya ke Pengadilan Negeri Topikor di Pangkalpinang, pekan depan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka, Supardi diwakili Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Budy M Nainggolan dikonfirmasi Bangka Pos Group, Selasa (29/8/2017) mengaku sedang mempersiapkan pelimpahan itu.

"Rencana minggu depan kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor di Pangkalpinang," katanya.

Saat ini kata Budy, penuntut umum sedang mempersiapkan berkas terkait rencana pelimpahan tersebut.

Berkas perkara sedang dilengkapi,  sebelum nanti diserahkan ke pengadilan. "Lagi disiapkan kelengkapan berkas-berkasnya," tegas Budy.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Silvi Prihartini masih mendekam di balik jeruji besi. Wanita lajang ini dititipkan jaksa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukitsemut Sungailiat sambil menunggu perkaranya naik ke 'meja hijau'.

"Silvi masih di sel (Lapas Bukitsemut Sungailiat)," katanya.

Pada kesempatan yang sama Budy menyatakan, jika nanti perkara sudah diadili di pengadilan, para saksi diminta hadir. Para saksi yang dimaksud dipanggil ke persidangan, untuk memberikan kesaksian.

"Saksinya ada 38 orang," kata Budy.

Sebelumnya disebutkan, Prihartini (27), tak kuasa membendung airmata.
Tangisnya meledak, saat tahu pada akhirnya ditahan jaksa.

Lajang berambut panjang, mantan bendahara Kantor DPP KAD Bangka itu, Kamis (3/8/2017) lalu resmi ditahan atas tuduhan korupsi dana Bansos.

Hasil audit BPK RI kemudian menyebutkan, diduga akibat perbuatan Silvi Prihartini, negara rugi sekitar sekitar Rp 1,2 miliar.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved