Wali Kota Tegal Siti Masitha Pernah Berhentikan Kepala Dinas Gara-gara Lupa Beri Setoran

Seorang PNS yang di-nonjob-kan, Khaerul Huda, mengatakan penyebabnya di-nonjob-kan karena ia tidak patuh terhadap aturan pimpinan.

Wali Kota Tegal Siti Masitha Pernah Berhentikan Kepala Dinas Gara-gara Lupa Beri Setoran
Tribun Jateng/Fajar Eko Nugroho
Wali Kota Tegal, Siti Masitha meninjau pelaksanaan UN 2016, Rabu (6/4/2016). 

BANGKAPOS.COM, TEGAL - Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) merasakan ketidakadilan selama kepemimpinan Wali Kota Tegal nonaktif, Siti Masitha Soeparno.

Ada yang di-nonjob-kan, pangkat diturunkan bahkan tidak menerima gaji.

Seorang PNS yang di-nonjob-kan, Khaerul Huda, mengatakan penyebabnya di-nonjob-kan karena ia tidak patuh terhadap aturan pimpinan.

Saat baru menjabat kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Tegal, ia pernah didatangi Amir Mirza Hasibuan.

Baca: Tak Banyak yang Tahu Beginilah Sosok Wali Kota Cantik yang Ditangkap KPK di Rumah Dinasnya

Bersama Masitha, Mirza terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum ditetapkan menjadi tersangka kasus suap.

"Dia (Mirza) merupakan orang yang perkataannya harus ditaati seperti perkataan wali kota. Saat itu, dia ngomong, 'Jangan lupa, ya,'" ucap Huda, Kamis (31/8/2017).

Perkataan tersebut merupakan isyarat atau kode keras bagi Huda.

Maksud ucapan itu adalah jangan lupa memberi setoran sebagai imbal jasa atas pengangkatannya.

"Saat itu, saya tidak memberikan. Saya lupa. Akhirnya jabatan saya diturunkan," terangnya.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved