Senin, 20 April 2026

Piala AFF 2017

Egy Maulana Vikri, Bintang Muda Bertalenta Dunia di Timnas U-19 Indonesia

Pemain muda Timnas U19 Indonesia Egy Maulana Vikri mengidolakan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Penulis: fitriadi | Editor: fitriadi
Dok.Pribadi
Pemain Timnas U-19 Indonesia Egy Maulana Vikri 

BANGKAPOS.COM - Timnas U-19 Indonesia akan melakoni laga perdana melawan tuan rumah Piala AFF 2017 Myanmar pada Selasa (5/9/2017) sore.

Dari sederet pemain asuhan Indra Sjafri itu, ada satu bintang yang berpengaruh dalam tim Garuda Muda. Dia adalah Egy Maulana Vikri.

Siapa sebenarnya sosok Egy Maulana Vikri? Berikut sejumlah fakta tentang sang gelandang muda bertalenta itu.

1. Pengidola Messi dan Ronaldo

Egy Maulana V (kiri) berebut bola dengan pemain Semen Padang U-16, Kurnia Ridho (tengah) pada laga Ujicoba di Stadion Singgaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Senin (9/3/2015).
Egy Maulana V (kiri) berebut bola dengan pemain Semen Padang U-16, Kurnia Ridho (tengah) pada laga Ujicoba di Stadion Singgaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Senin (9/3/2015). (Super Ball/Feri Setiawan)

Usia Egy Maulana Vikri baru 17 tahun.

Pemain kelahiran Medan, 7 Juli 2000 ini merupakan pengidola Lionel Messi.

"Saya suka dengan cara main seorang Linonel Messi. Apalagi kami juga sama-sama kidal," ucap Egy saat ditemui di kota Malang, dilansir dari Surya Malang, Senin (19/6/2017).

Baca: Indra Sjafri Kembali Diuji di Timnas U-19 Indonesia Era Egy Maulana Vikri

Pemain muda yang akan bertanding di stadion Gajayana bersama Timnas Indonesia itu bukan hanya mengidolakan Messi semata.

Bila Lionel Messi membuatnya jatuh cinta karena aksinya di tengah lapangan, Egy ternyata juga mengidolakan Cristiano Ronaldo untuk urusan di luar lapangan.

"Kalau untuk diluar lapangan sata suka Cristiano Ronaldo. Dia pribadi yang remdah hati kepada orang lain," tambahnya.

2. Dicoret dari Timnas U-22

Egy Maulana Vikri sempat dipanggil pelatih Timnas U-22 Indonesia Luis Milla untuk mengikuti latihan persiapan babak Kualifikasi Piala Asia 2017 yang berlangsung 19 Juli 2017.

Namun, entah mengapa, Egy akhirnya dicoret dari skuad inti timnas U-22.

Kabar tersebut cukup mengejutkan bagi para penggemar Garuda Muda.

Apalagi, Egy diketahui merupakan semain yang selalu tampil dengan baik.

Baca: Jangan Lewatkan Siaran Langsung Timnas U19 Indonesia di Piala AFF 2017

Setelah dirinya tak diikut sertakan ke Thailand, Egy mencurahkan perasaannya dalam akun Instagramnya, @egymaulanavikri.

Postingan itu berisi foto dirinya ketika bersama pemain timnas U-22 lainnya.

Meski kecewa, tak ada amarah yang diungkapkan oleh Egy dalam caption.

Dilansir dari TribunWow.com, Egy cukup dewasa menyikapi keputusan tersebut dan tetap mendoakan yang terbaik untuk Timnas U-22.

Dirinya bahkan berjanji akan berusaha lebih keras lagi agar mampu meningkatkan performanya.

"Ketika kamu gagal bukan berarti kamu tamat masi banyak kesempatan yg lain untuk mendapatkannya, harus berjuang lagi, berdoa, semangat lagi fighting lagi, Pengalaman yg luar biasa ketika dilatih oleh Coach yg kelas dengan banyak pengalaman dengan pemain pemain yg saya idolakan, teruslah berjuang hingga idolamu menjadi saingamu,"

3. Raih Penghargaan Bergengsi "Jouer Revelation Trophee"

Striker Timnas U-19 Egy Maulana Vikri mendapat penghargaan Jouer Revelation Trophee di Turnamen Toulon 2017.
Striker Timnas U-19 Egy Maulana Vikri mendapat penghargaan Jouer Revelation Trophee di Turnamen Toulon 2017. (Istimewa)

Ketika membela Timnas U-19 Indonesia dalam Toulon Tournament di Perancis pada 29 Mei-10 Juni 2017, Egy Maulana Vikri mendapatkan penghargaan bergengsi, Jouer Revelation Trophee.

Tak sembarangan pemain mendapatkan penghargaan ini.

Jauh sebelum Egy, penghargaan serupa pernah diterima juga oleh Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane pada eranya.

Timnas U-19 Sjafri gagal di ajang internasional ini dan menjadi juru kunci tanpa menang dari tiga laga.

Tapi setidaknya Egy Maulana dkk sempat mengagetkan tim hebat Brasil, meski kalah tipis 0-1.

instagram.com/egymaulanavikri

instagram.com/egymaulanavikri 

3. Gol Indah Berkelas Dunia

Kala Timnas U-19 Indonesia melakoni pertandingan ujicoba melawan Espanyol B beberapa waktu lalu, Egy Maulana Vikri mencetak 2 gol.

Meski akhirnya Timnas U-19 haru mengakui keunggulan Espanyol B dengan skor 4-2, penampilan Egy dkk pantas diacungi jempol.

Baca: Luna Maya Bocorkan Sosok Hamish Daud Sejak Pacaran dengan Raisa

Apalagi 1 dari 2 gol yang dicetak Egy, lahir dari aksi individu menawan. Egy melakukan aksi solo run dari tengah lapangan melewati beberapa pemain Espanyol B sebelum akhirnya melepaskan tendangan indah ke gawang tim tamu. 

Gol Egy ini disebut-sebut sebagai gol indah berkelas pemain dunia.

 Ini videonya:

Tonton video lainnya ini:

4. Bakat Terpendam Temuan Indra Sjafri

Semenjak dua kali menukangi Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri mencari pemain berbakat dengan cara blusukan langsung ke daerah-daerah.

Dalam pencahariannya, Indra mengandalkan kompetisi-kompetisi usia muda seperti Liga Nusantara, Piala Soeratin, dan Liga Santri.

Dilansir dari Bolasport.com, Indra Sjafri menemukan bakat yang luar biasa pada sosok Egy Maulana Vikri pada Piala Soeratin. 

Egy Maulana menjadi top scorer di Persab Brebes tahun 2016.

Dari Liga Santri, Indra Sjafri memanggil M Rafli Mursalim, top scorer Liga Santri 2016.

Indra Sjafri juga menerima 12 pemain Indonesia yang bermain di luar negeri.

Baca: Belgia Jadi Tim Kedua Eropa Lolos ke Putaran Final Piala Dunia 2018

PSSI mengundang ke-12 pemain untuk mengikuti seleksi Timnas U-19 Indonesia bersama Indra Sjafri.

Indra Sjafri memang menginginkan Timnas U-19 Indonesia menjadi cermin keberagaman bangsa dari Sabang sampai Merauke.

Atas dasar itulah, Timnas U-19 Indonesia sekarang dijuluki skuat Garuda Nusantara.

Pada akhir Maret 2017, dari 75 pemain yang masuk radar Indra Sjafri, terpilihlah 35 orang untuk Timnas U-19 Indonesia yang akan mengikuti pemusatan latihan mulai 19 Maret 2017.

Persiapan Timnas U-19 Indonesia dimulai dari situ.

Hampir setiap minggu Indra Sjafri melakukan penciutan pemain untuk memilih 23 nama yang akan berangkat ke Piala AFF U-18 di Myanmar.

Indra Sjafri kini sudah bersama 23 pemain pilihannya, hasil persiapan selama sekitar delapan bulan.

Garuda Nusantara telah terbang ke Myanmar untuk mengikuti Piala AFF U-18.

Selain Egy Maulana Vikri, dari 23 nama itu, ada satu pemain yang cukup menonjol ketika membela Timasn U-22 Indonesia di SEA Games 2017.

Pemain itu adalah Saddil Ramdani dari Persela Lamongan.

Pengalaman Saddil Ramdani bersama Garuda Muda di SEA Games diharapkan menjadi motivasi bagi dirinya dan rekan-rekan di Timnas U-19 Indonesia.

5. Egy Tak Mau Sesumbar

Sulit dihindari, masyarakat pasti akan membandingkan Timnas U-19 Indonesia tahun ini dengan 2013.

Egy Maulana, yang dinilai akan menjadi bintang penggerak permainan dari lini tengah, tak mau sesumbar membandingkan timnas era Evan Dimas dengan masanya saat ini.

Baca: Siapa Sangka Ternyata Ini Sosok di Balik Kesuksesan Raisa

Nama Egy Maulana sempat menjadi buah bibir ketika mendapatkan pernghargaan Jouer Revelation Trophee di Turnamen Toulon 2017 Prancis.

Penghargaan ini diberikan bagi pemain yang dianggap paling berpengaruh dalam tim.

Nama besar seperti Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane pernah menerima piala itu. 

Selain itu, permainan Egy Maulana juga dipuji pelatih Espanyol B mirip sosok bintang Barcelona, Lionel Messi.

6. Timnas U-19 Era Egy Maulana Vikri Jauh Lebih Baik dari Evan Dimas dkk 

Indra Sjafri tak ragu-ragu untuk mengakui Timnas U-19 Indonesia kali ini jauh lebih baik dari era Evan Dimas dkk, baik secara fisik maupun permainan.

Di Timnas U-19 Indonesia kali ini, Indra Sjafri akan menggunakan formasi 4-1-3-1-1 dengan Egy Maulana sebagai pengatur serangan dan Shagara Putra sebagai juru gedor.

Formasi ini diberi nama Sang Garuda.

Video Timnas U-19 Indonesia Lawan Ceko di Ajang Toulon Tournament Perancis 2017:

Kala melatih Timnas U-19 Indonesia era Evan Dimas dkk, Indra Sjafri lebih sering menggunakan formasi 4-3-3.

Dalam formasi itu, Evan Dimas dijadikan sebagai pengatur serangan atau playmaker.

Pada Piala AFF U-18 tahun ini, Indonesia tergabung di Grup A bersama Brunei Darussalam, tuan rumah Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

Baca: Pertama Kali dalam 103 Tahun Perancis Gagal Tundukkan Luksemburg

Awalnya ada Selandia Baru di grup itu, tapi kemudian mengundurkan diri.

Skuat Garuda Nusantara akan melakoni pertandingan perdana melawan Myanmar pada 5 September 2017.

Dari sisi peta kekuatan tim, bisa dibilang hanya Myanmar dan Vietnam di Grup B yang menjadi pesaing terberat untuk Indonesia.

Di Grup A ada Thailand, Malaysia, Timor Leste, Laos, Kamboja, dan Singapura.

Hanya juara grup dan runner-up yang lolos ke semifinal.

Jika Indra Sjafri bisa lolos dari ujian Grup B, BolaSport.com memprediksi Egy Maulana dkk berpotensi besar membawa pulang trofi Piala AFF U-18 ke Tanah Air.

SKUAT TIMNAS U-19 INDONESIA
DI PIALA AFF U-18 MYANMAR
4-17 September 2017

Kiper
Muhammad Riyandi (Barito Putera)
Gianluca P Rossy (Jawa Tengah)
Aqil Savik (Jawa Barat)

Belakang
M Rifad Marasabessy (Madura United)
Dedi Tri Maulana (Sulawesi Tengah) 
Rachmat Irianto (Persebaya)
Julyano Pratama Nono (Ragunan)
Kadek Raditya (Bali)
Firza Andika (Sumatera Utara)
Irsan Lestaluhu (Maluku)
Samuel Christianson (Persija U-19)
Nurhidayat Haris (PSM Makassar)

Tengah
Syahrian Abimanyu (Persija U-19)
Witan Sulaeman (Ragunan)
Resky Fandi Witriawan( Sulawesi Barat)
Muhammad Iqbal (Sumatera Barat)
Feby Eka Putra (Jawa Timur)
Saddil Ramdani (Persela Lamongan)
Asnawi Mangkualam (PSM Makassar)
Egy Maulana Vikri (Ragunan)
M Lutfi Kamal (DKI Jakarta)

Depan
Hanis Saghara Putra (Jawa Timur)
M Rafli Mursalim (DKI Jakarta)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved