Keluarga Jemaah Haji Babel yang Meninggal di Mekkah Sudah Ikhlas
Kadir dikabarkan meninggal dunia di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akibat penyakit jantung.
Penulis: Evan Saputra | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Suasana haru masih menyelimuti kediaman almarhum Abdul Kadir bin Hasan Kayib (63) di Desa Guntung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Senin (4/9/2017).
Kadir dikabarkan meninggal dunia di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akibat penyakit jantung, Minggu (3/9/2017) sekitar pukul12.00 WAS atau pukul 16.00 WIB .
Suasana rumah almarhum di Guntung terlihat sepi, namun ramai mobil parkir. Di belakang rumah nampak ada aktivitas memasak seperti orang yang sedang menggelar acara pesta.
Saat ditemui bangkapos.com, anak almarhum enggan berbicara. Mereka nampak tak bisa menyembunyikan rasa sedih setelah ditinggalkan almarhum Kadir.
Palmulip, menantu almarhum, mengatakan di kediaman tersebut sedang ada kegiatan Nujuh Hari.
"Iya di belakang lagi masak-masang, kegiatan nujuh hari," kata Palmulip
Dikatakan Palmulip, pihak keluarga mengetahui kabar meninggalnya Kadir pada Minggu (3/9/2017) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Keluarga menurutnya sudah mengikhlaskan kepergian almarhum Kadir.
"Kabar terakhir jam sembilan malam, kami dapat informasi beliau sakit setelah wukuf di Arafah, setelah itu masuk rumah sakit, selama dua hari. Ketua rombongan yang ngabari. Kita sudah mengikhlaskan, dan proses penguburan di sana," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/palmulip_20170904_131151.jpg)