Terganjal Sengketa, Pembangun Obyek Wisata Air Panas Belum Bisa Dilaksanakan

Sengketa itu sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2016 lalu. Namun sampai sekarang tak kunjung selesai, meskipun

Terganjal Sengketa, Pembangun Obyek Wisata Air Panas Belum Bisa Dilaksanakan
Bangkapos/riyadi
Kades Gunung Pelawan Tjhiung Kim. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rencana pembangunan infrasturktur menuju obyek wisata Air Anget (Air Panas) di Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu, di tahun ini belum bisa dilaksanakan oleh Pemdes setempat.

Penyebabnya, karena terkendala sengketa lahan antara Desa Gunung Muda dan Bintet.

Sengketa itu sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2016 lalu. Namun sampai sekarang tak kunjung selesai, meskipun masalahnya sudah sampai ke Pemda Bangka.

Persoalan sengketa lahan muncul ketika air panas itu akan dikelola menjadi obyek wisata, oleh Desa Gunung Pelawan dan oleh Forum Peduli Pariwisata (Formepar) Belinyu tahun 2016 lalu.

Kades Gunung Pelawan Tjhiung Kim mengungkapkan, Desa Gunung Pelawan belum jadi melaksanakan pengelolaan Air Anget, terutama untuk akses masuk ke lokasi.

"Kami anggarkan untuk tanah puru, tapi belum bisa dikerjaakan, karena masih ada sengketa dengan Desa Bintet, dengan kendala itu maka kami belum bisa melaksanakan kegiatan disana," ungkap Tjhiung Kim kepada bangkapos.com Selasa (5/9).

Untuk penyelesaian sengketa, Pemdes Gunung Pelawan sudah mengirim surat dan dokumen-dokumen penting dari desa, ke Bagian APU Setda Bangka.

"Kami masih menunggu tindaklanjut dari Pemda," ujarnya.

Kades Bintet, David Irwanto mengungkapkan, informasi dari Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemda Bangka, ada jadwalnya untuk turun, tapi sampai sekarang belum ada turun ke lapangan.

"Kami juga masih nunggu. Pengecekan batas wilayah di lapangan baru dilakukan oleh kecamatan," ujar David.(*)

Penulis: riyadi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved