Pemkot Berencana Turunkan Harga Sewa Rusunawa Di Pangkalarang
Harga sewa Rp 400 ribu, mungkin dirasa berat. Sampai sekarang 390 kamar masih kosong. Mudah-mudahan dengan
Penulis: M Zulkodri | Editor: Iwan Satriawan
Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kabar mengembirakan bagi warga yang ingin tinggal di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) milik pemerintah Kota Pangkalpinang yang berada di Pangkal Arang Kelurahan Ketapang Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang.
Pasalnya pemerintah berencana akan menurunkan harga sewa dibawah Rp 400 ribu perbulan.
Kepala Disperkim Kota Pangkalpinang, Miego kepada bangkapos.com, Rabu (06/09/2017) malam mengatakan rencana penurunan harga sewa rusunawa ini, sendiri lantaran tarif sewa dinilai masih cukup tinggi bagi calon penghuni.
Sehingga dari 396 kamar yang tersedia hanya ditempati sebanyak enam keluarga saja.
" Harga sewa Rp 400 ribu, mungkin dirasa berat. Sampai sekarang 390 kamar masih kosong. Mudah-mudahan dengan penurunan harga ini, dapat menarik peminat penghuni yang mau menempati rusunawa," ujar Miego.
Berapa tarif baru untuk sewa rusunawa tersebut, lanjut Miego nanti akan dibahas di dalam peraturan walikota(Perwako). Hanya saja dipastikan dibawah tarif sekarang sebesar Rp 400 ribu.
" Nanti akan kita sosialisasikan, kepada masyarakat berapa biaya sewanya. Saat ini, Rusunawa sedang dalam tahap renovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Setelah selesai direhab, baru kembali diserahkan Pemkot Oktober mendatang, " ungkapnya.
Namun untuk menjadi penghuni rusunawa, tegas Miego syaratnya tetap masyarakat yang berpenghasilan rendah.
"Syaratnya mereka sudah menjadi warga Pangkalpinang, berpenghasilan rendah. Dan rencana juga untuk warga yang terkena relokas seperti di kawasan Pasir Putih. Target kita tahun depan seluruh kamar di rusunawa sudah terisi semuanya," ucap Miego.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kapala-disperkim_20170906_204024.jpg)