Video : 3000 Batang Kelapa Tumbuh Subur di Lahan Eks Tambang

Tentu ada proses di lahan sebelum bibit ditanam. Lubang untuk calon lokasi menanam bibit, kan berpasir jadi harus ada

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Mulyadi, berhasil memanfaatkan lahan eks tambang untuk tanaman pohon kelapa.

Ada 3000 pohon yang sudah ditanam dan tumbuh subur di lahan bekas tambang seluas 300 hektar itu.

Ribuan pohon kelapa itu usianya kurang lebih baru sekitar setahun, ditanam di eks tambang di Bukit Mantan (Manik-Gantan) Indah di Parittiga.

Pengelola Bukit Mantan Indah Parittiga, Hasbullah mengatakan, semua bibit kelapa hibrida ini, ditanam di atas lahan esk tambang.

"Tentu ada proses di lahan sebelum bibit ditanam. Lubang untuk calon lokasi menanam bibit, kan berpasir jadi harus ada humus dan pupuk organik, setelah lengkap baru bibitnya di tanam, alhamdulillah subur, meskipun di lahan bekas tambang," ujar Hasbullah kepada Bangka Pos Grup Senin (4/9).

Dikatakan Hasbullah, Ketua HKTI Babel (Mulyadi), membuat terobosan yakni menanam kelapa di lahan eks tambang ini, tujuannya memanfaatkan lahan kritis untuk dikembalikan menjadi lahan layak tanam dan menjadi lahan produktif, bernilai ekonomis untuk jangka pendek, menengah dan panjang.

Dikatakan Hasbullah, lahan yang sudah kritis akibat aktivitas penambangan, tidak boleh dibiarkan, tapi harus diolah menjadi lahan hijau.

"Penanaman 3000 kelapa hibrida ini, juga punya orientasi, hasil buahnya nanti untuk pemenuhan kebutuhan pasar dan masyarakat, kapanpun buah kelapa tetap dibutuhkan, selain itu kelapa juga bisa diolah jadi kopra, buah kelapa tetap punya pasar sendiri, jangan takut, makanya Ketua HKTI Babel mengajak semua pihak jangan berpangku tangan, tapi bangun komitmen untuk menghijaukan kembali lahan eks tambang, agar produktif dan bernilai ekonomis," jelas Hasbullah.(*)

Penulis: riyadi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved