Waspadai Investasi Bodong, di BEI Aman dan Dijamin OJK

Setelah membuka rekening tabungan, nasabah bisa membeli saham sesuai yang diinginkan. Tinggal pilih

Waspadai Investasi Bodong, di BEI Aman dan Dijamin OJK
Bangkapos/Hendra
Supervisor Head of Representative Office IDX, Pangkalpinang, Yoseph Kaburuan, Kamis (7/9/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menabung saham tidak sesulit yang dibayangkan masyarakat awam, apalagi alih-alih uang lenyap dari investasi saham.

Untuk investasi saham melalui PT Bursa Efek Indonesia, Kantor Perwakilan Pangkalpinang, minimal buka tabungan saham Rp 100.000.

Supervisor Head of Representative Office IDX, Pangkalpinang, Yoseph Kaburuan kepada bangkapos.com, Kamis (7/9/2017) mengatakan investasi saham di BEI cukup aman karena dijamin oleh otoritas jasa keuangan.

“Cukup banyak investasi bodong. Nah Bursa Efek Indonesia sendiri aman dan dijamin oleh OJK. Jadi dana nasabah itu dijamin keamanannya,” kata Yoseph.

Lalu apa yang didapatkan masyarakat dari menabung saham atau menjadi investor di bursa saham?

Yoseph menjelaskan investor atau nasabah bursa akan mendapatkan keuntungan dari selisih jual beli saham.

Sedangkan untuk saham di BEI sendiri cukup banyak, nasabah atau investor tinggal memilih saham apa yang diinginkan atau akan dibeli.

“Setelah membuka rekening tabungan, nasabah bisa membeli saham sesuai yang diinginkan. Tinggal pilih, ada saham bank dari BUMN, BCA, Indofood, unilever dan banyak lainnya. Selisih dari jual beli ini nantinya yang akan menjadi keuntungan nasabah,” jelas Yoseph.

Dia menambahkan, nasabah alangkah lebih baiknya bila bisa menganalisas informasi pasar, informasi atau perkembangan pemberitaan di Indonesia atau luar.

Dari analisa ini nantinya bisa menentukan jual atau beli saham.

“Bagi yang belum mengerti bisa mempelajarinya langsung disini. Cukup banyak yang berminat, mulai dari pegawai biasa hingga mahasiswa setiap hari datang untuk mengetahui informasi tentang tabungan saham ini,” kata Yoseph.(*)

Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved