Ayah Sedih Anak Sulungnya Tewas Terjun ke Laut, Si Bungsu Tergeletak di RS Jiwa Gegara Obat PCC

Setelah minum obat PCC, Reski kepanasan, kemudian melompat ke laut sekitar Teluk Kendari tak jauh dari rumahnya

Ayah Sedih Anak Sulungnya Tewas Terjun ke Laut, Si Bungsu Tergeletak di RS Jiwa Gegara Obat PCC
KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI
Salah satu pasien yang dirawat di RSJ Kendari setelah mengkonsumsi obat-obatan yang diduga narkoba, termasuk PCC. 

BANGKAPOS.COM, KENDARI - Rauf, ayah dua putra hanya bisa geleng-geleng kepala menyesali takdirnya.

Bagaimana tidak? Dua anaknya menjadi korban penyalahgunaan obat keras jenis PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol) di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Anak sulungnya Rezki ditemukan meninggal dunia setelah teler akibat obat keras situ.

Reski (20), warga Jalan Bunga Palem, Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, ditemukan tewas di Teluk Kendari, Kamis (14/9/2017).

Awalnya, korban bersama adiknya Reza meminum obat jenis PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol) beberapa butir, sehingga menyebabkan Reski kepanasan, kemudian melompat ke laut sekitar Teluk Kendari tak jauh dari rumahnya pada Rabu (13/9/2017) dan tenggelam.

Ayah korban, Rauf mengatakan, kedua anaknya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan beberapa kali melompat ke selokan yang ada di depan rumahnya.

"Adiknya berhasil saya selamatkan dan langsung bawa ke rumah sakit jiwa. Namun kakaknya Reski berlari ke arah laut kemudian melompat hingga tenggelam dan ditemukan meninggal oleh Tim SAR Kendari tadi pagi," kata Rauf.

Dia menyebutkan, kedua anaknya menjadi korban obat yang didapati dari orang yang tidak dikenal. Kesehariannya,korban sebagai pengamen di kawasan Teluk Kendari.

Baca: Inilah Narkoba yang Diduga Bikin Anak-anak di Kendari Sakit Jiwa

Sebelumnya, seorang anak yang baru kelas 6 SD meninggal setelah mengkonsumsi obat jenis golongan G ini. Korban sempat dirawat di rumah sakit Bhayangkara Kendari, namun pada pada Selasa (12/9/2017) korban dinyatakan meninggal.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved