Rehan, Bocah Pengidap Stevens Johnson Bertahan di Genggaman sang Bunda

Seluruh kulit tubuhnya melepuh. Tak hanya mengerogoti kulit Rehan saja, namun Sindrom hipersensitivitas selaput lendir

Rehan, Bocah Pengidap Stevens Johnson Bertahan di Genggaman sang Bunda
Bangkapos/Antoni
Wakil Bupati Babar Markus didampingi plt dirut RSUD Yudi Widiansyah saat membesuk Rehan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sudah dua bulan lebih, Rehan Dias Anggara (10 ) tergolek dipembaringan ruang ICU RSUD Sejiran Setason.

Sejumlah selang infus dan oksigen melekat ditubuh pelajar SDN 22 Peltim Muntok, Kabupaten Bangka Barat itu.

Sejak didiagnosa terkena penyakit Stevens-Johnson, Rehan kian tak berdaya.

Seluruh kulit tubuhnya melepuh. Tak hanya mengerogoti kulit Rehan saja, namun Sindrom hipersensitivitas selaput lendir itu juga menggerogoti mata dan organ jantung Rehan.

Kini Rehan tak Ia tak lagi seceria dulu.

Dari ruang rawat berukuran kurang lebih 4x2 meter itu, Rehan terkulai tak berdaya.

Tak sepatah katapun keluar dari putra Suriyanti (43) itu. Selain itu, ratapan Rehan pun terlihat sayub-sayub.

Jangankan beraktifitas, makan, minum, dan buang air pun Rehan harus menggunakan bantuan selang. Saat ditemui bangkapos.com,  Rehan sesekali beraksi.

Lengan dan telapak tangan sang bunda, menjadi obat dan cara Rehan melawan penyakit ganas tersebut.

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved