Pengusaha Belitung Ini Sudah Sembilan Tahun Kirim Tabung Gas Elpiji dari Sunda Kelapa

Sudah sembilan tahun kami ngambil dari sana (Sunda Kelapa), tapi baru ini bermasalah seperti ini.

Pengusaha Belitung Ini Sudah Sembilan Tahun Kirim Tabung Gas Elpiji dari Sunda Kelapa
bangkapos.com/Disa Aryandi
Ribuan Tabung Gas LPG, Senin (18/9) berada di kapal KLM Anugera Jaya 02 dengan kondisi tertutup terpal. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Dari 11 orang pemilik ribuan tabung Gas Elpiji yang dikirim dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta, rata-rata bukan hanya satu atau dua kali saja mengirimkan tabung gas itu melalui kapal kargo.

Misalkan CV Mawar Jaya yang membawa ribuan tabung Gas Elpiji tersebut dengan menggunakan KLM Bungawali, tercatat sudah sembilan tahun membawa tabung Gas Elpiji tersebut dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

"Sudah sembilan tahun kami ngambil dari sana (Sunda Kelapa), tapi baru ini bermasalah seperti ini. Ada kami dapat surat edaran Gubernur, tapi sudah terlanjur dibeli, mau gimana," kata pemilik CV Mawar Jaya, Asing kepada Posbelitung.com, Selasa (19/9/2017).

Selain dari Sunda Kelapa, kata Asing, ia juga mendatangkan sebagian tabung Gas Elpiji yang kini di stok di gudangnya dari Pulau Bangka.

"Kalau dari bangka baru lah, semejak ada SPBE dan tidak banyak juga. Sebulan sekitar 2000 tabung. Sebelum kami mengisi dari Bangka, dari Sunda Kelapa dulu," ujarnya.

Asing tetap mengikuti, buat tidak menjual ribuan tabung Gas Elpiji itu, lantaran kini masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Belitung. Usaha buat mengikuti prosedur pengiriman tabung Gas Elpiji, tetap akan dilakukan olehnya.

"Ya kami prinsipnya, kalau memang tidak boleh lagi dikirim dari sana (Sunda Kelapa), kami tidak akan lagi. Kami juga ada pegang surat penampungan dari Bangka itu," ujarnya.

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved