Polisi Periksa Seluruh Pemilik Tabung Gas Elpiji yang Dikirim dari Sunda Kelapa

11 orang pemilik tabung Gas Elpiji dari KLM Anugerah Jaya 02 dan KLM Bungawali, sudah diperiksa

Polisi Periksa Seluruh Pemilik Tabung Gas Elpiji yang Dikirim dari Sunda Kelapa
bangkapos.com/Disa Aryandi
Ribuan Tabung Gas LPG, Senin (18/9) berada di kapal KLM Anugera Jaya 02 dengan kondisi tertutup terpal. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- 11 orang pemilik tabung Gas Elpiji dari KLM Anugerah Jaya 02 dan KLM Bungawali, sudah diperiksa alias dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Belitung, Selasa (19/8/2017).

Polisi, kini masih terus mendalami proses penyelidikan terhadap ribuan tabung Gas Elpiji yang didatangkan dari Pelabuhan Sunda Kelapa tersebut.

"Kami masih terus mendalami, dan memintai keterangan dari berbagai pihak. Termasuk 11 orang pemilik tabung Gas Elpiji tersebut sudah kami panggil, untuk dimintai keterangan," kata Kapolres Belitung AKBP Sunandar kepada posbelitung.com.

Pengangkutan terhadap tabung Gas Elpiji dari Pelabuhan Sunda Kelapa itu, telah berlangsung lama. Cara pengangkutan tabung ini, diduga tidak melalui rayonisasi PT Pertamina (Persero) yang ada di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebelumnya, polisi baru sebatas melakukan penyelidikan terhadap pengiriman tabung Gas Elpiji tersebut, menyusul terbitnya surat Gubernur Bangka Belitung, tentang pengiriman Bahan Bakar Gas /LPG ke Pulau Belitung. Surat dengan nomor 540/849/ESDM itu dikeluarkan tertanggal 31 Agustus 2017.

Mayoritas ribuan tabung Gas Elpiji ukuran 12 Kilogram (Kg) tersebut, milik 11 orang pengusaha atau penampung di Kabupaten Belitung. Gas tersebut didatangkan langsung oleh pengusaha ini secara bersama. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved