Biasa Melucu Lewat Video, Gawe Gile Tertantang Tampil di Hadapan Penonton
Berawal dari hobi, Gawe Gile aktif di Instagram dan memposting video komedi berkonten lokal sejak awal tahun
Penulis: Ardhina Trisila Sakti | Editor: khamelia
Laporan Wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA- Kelucuan Gawe Gile sering memancing gelak tawa pengguna media sosial melalui Instagram.
Tercatat jumlah pengikut di akun instagram Gawe Gile yang digawangi Yuda Saputra, Heni Rahayuningsih, Iqbal Rachman, Fadillah Septian Wahyudi, Munir dan Indri Indawati kini mencapai 28,2 ribu pengguna media sosial.
Perdana ini Gawe Gile menyapa warga langsung saat mengisi hiburan berdurasi 30 menit dalam acara "Gebyar Rupiah Untuk Negeri" yang dipersembahkan Bank Indonesia kantor perwakilan Bangka Belitung.
Penampilan tim Gawe Gile untuk memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI-72 di empat keluharan Pangkalpinang mulai dari Rawabangun, Taman Bunga, Ketapang dan Batin Tikal.
Mewakili anggota Gawe Gile, Munir mengatakan tampil berkelakar langsung di depan warga menjadi pengalaman perdana mereka.
"Berkesan tampil depan warga secara langsung karena rasanya lebih diakui. Berbeda kalau kita ngelucu di video, (kelakar langsung) kami bisa interaksi dengan penonton, bisa langsung lihat respon ketawa mereka dan itu buat kami tertantang dan semangat,"ujar Munir dengan wajah ekspresif kepada Bangka Pos, Minggu (17/9).
Tim Gawe Gile tampil dengan kelakar berbahasa daerah menceritakan keseharian uang rupiah yang menjadi alat tukar.
"Kami juga jadi tahu kalau uang juga harus dirawat. Sebelum kita kasih tau ke masyarakat, kita dulu yang harus jadi role model (panutan)," timpal Iqbal Rachman.
Berawal dari hobi, Gawe Gile aktif di Instagram dan memposting video komedi berkonten lokal sejak awal tahun. Kemunculan tim ini digagas oleh Iqbal Rachman alumni S1 Amik Atma Luhur ini belajar otodidak teknik potoshop sejak 2010 dan video 2016 lalu dari youtube.
Gawe Gile pertama kali mengunggah video komedi di IG sejak April 2017, beberapa video yang dibuat antara lain berjudul Ngumong Kek Sabek, Kemat, dan Cerudik.
"Kita bikin video komedi ini karena seneng komedi bai. Rencana awal kami pengen bikin berbahasa nasional tapi pikir-pikir ngape dak cobe bahasa Bangka? Respon dari bahasa bangka penontonnya banyak, berlanjutlah sampe sekarang sambil promosi Bangka Belitung," ujar Iqbal.
Berbekal kamera DSRL dan tripod, tim Gawe Gile menyempatkan waktu tiap akhir pekan memikirikan ide video komedi dan proses syuting yang biasa dilakukan selama tiga jam.
"Kita semua sudah punya pekerjaan cuma ini passion di bidang seni. Jenuh dengan rutinitas begawe, kalau syuting gini kalau ade yang salah kita ketawa-ketawa jadi seru," tambahnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/gawe-gile_20170921_134930.jpg)