Panglima: Sinetronnya Ditunda Dulu

majelis hakim telah menerima berkas berisi eksepsi dari Tubagus Budi Firbani alias Budi Tikal alias Panglima.

Panglima: Sinetronnya Ditunda Dulu
bangkapos.com/dok
Tersangka Panglima Budi Tikal 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ketua Pengadilan Negeri (PN ) Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak diwakili Humas I, Jhon Paul, Rabu (27/9/2017), menyatakan majelis hakim telah menerima berkas berisi eksepsi dari Tubagus Budi Firbani alias Budi Tikal alias Panglima.

Eksepsi berisi sikap keberatan terdakwa atas dakwaan yang telah dibuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, Marina, pada sidang sebelumnya.

"Inti eksepsinya, menurut pengacara Panglima, bahwa dakwaan penuntut umum kabur sehingga dakwaan tidak dapat diterima. Kemudian ada juga dalam eksepsinya terdakwa menyatakan keberatan menyangkut hak azazi dan prosesual eksepsi dakwaan," kata Jhon, menyatakan, agenda sidang pekan depan, replik atau tanggapan JPU terkait ekseps ini.

Sementara itu,, Tubagus Budi Firbani alias Budi Tikal alias Panglima (42) sudah dua kali menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat. Selama sidang bergulir, raut wajahnya terlihat santai. Bahkan tak jarang sebelum sidang dimulai, dia menebar tawa serta banyolan ringan.

Seperti yang terjadi menjelang sidang, Selasa (26/9/2017) kemarin. Panglima dalam kondisi tangan terborgol digiring petugas dari ruang tahanan atau sel sementara menuju ruang sidang di PN Sungailiat. Panglima duduk di kursi panjang, sambil menunggu majelis hakim memasuki ruangan peradilan itu.

Namun beberapa menit berada di ruangan ini, Yang Mulia tak kunjung datang. Ternyata, jadwal sidang hakim ketika itu berbenturan dengan jadwal sidang perkara lainnya. Panglima pun diperintahkan masuk kembali ke ruang tahanan sementara di pengadilan tadi.

Pria kacamata berkumis tebal ini, digiring lagi oleh petugas. Seraya berlalu meninggalkan ruang sidang, terdakwa menebar banyolan di hadapan wartawan. "Maaf ya sinetronnya ditunda dulu," kata Panglima penuh sindirian konyol, seraya menunggu sidang pada petang harinya.

Sebelumnya disebutkan, pelarian buronan bernama Tubagus Budi Firbani alias Panglima alias Budi Tikal (42), berakhir sudah. Dia ditangkap, setelah 2 tahun 7 bulan menghilang dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), atas tuduhan sebagai otak kerusuhan pria bersajam yang menyerang penambang timah di Jeliti-Rambak Sungailiat Bangka.

Tersangka ditangkap di sebuah tempat di Propinsi Jawa Barat (Jabar), dan kemudian resmi dijebloskan ke penjara Polres Bangka, Jumat (4/8/2017) malam. Dua pekan lalu, proses sidang perkara ini dimulai di PN Sungailiat. Saat sidang perdana pekan lalu, Jaksa menguraikan perbuatan Panglima pemimpin penyerangan yang dimaksud.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved