Pengungsi Gunung Agung Diserang Serangga Tomcat

Belasan pengungsi yang tidur di sisi selatan GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung, Bali, terserang serangga tomcat.

Pengungsi Gunung Agung Diserang Serangga Tomcat
Tribun Bali
Mata kanan Gusti Rai Astawa (kanan) tampak luka lebam karena terserang serangga tomcat 

BANGKAPOS.COM, DENPASAR -- Belasan pengungsi yang tidur di sisi selatan GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung, Bali, terserang serangga tomcat.

Serangan serangga tomcat tersebut membuat belasan pengungsi mengalami gatal-gatal, bahkan kulit mereka sampai lebam hingga melepuh.

"Serangan tomcat ini terjadi saat malam hari. Sampai kami tidak bisa tidur," ungkap Gusti Ayu Ratih, pengungsi asal Desa Muncan, Kecamatan Selat Klungkung, Kamis (29/9/2017).

Ia menjelaskan, serangan tomcat mulai terjadi sejak empat hari lalu. Serangan tomcat terparah dialami oleh putra Gusti Ayu Ratih, Gusti Rai Astawa (16).

Siswa SMP tersebut terserang tomcat di bagian wajah. Mata kiri Rai Astawa bahkan tampak lebam dan kulitnya melepuh, karena tersengat serangga kecil berwarna loreng hitam dan oranye tersebut.

"Rasanya perih sekali. Terkadang sakit sekali. Kalau di garuk lukanya tambah parah," keluh Gusti Rai Astawa.

Karena kondisi tersebut, Rai Astawa yang bersekolah di SMPN 3 Semarapura, untuk sementara harus meliburkan diri.

Tidak hanya dialami Rai Astawa, serangga tomcat juga menyerang belasan pengungsi lain yang tidur di sisi selatan GOR Swecapura, Gelgel.

Kadis Kesehatan Klungkung Ni Made Adi Swapatni pun telah turun untuk mendata dan memberikan penanganan medis kepada pengungsi yang tersengat serangga tomcat.

"Kami sudah berikan penanganan medis untuk yang terserang serangga tomcat. Sementara untuk penanganan serangga tersebut, sudah kami koordinasikan dengan Dinas Pertanian," jelas Kadis Kesehatan Klungkung Adi Swapatni. (Eka Mita Suputra)

Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved