Ini Penyebab Banjir di Depan Giant

Berdasarkan hasil pengecekannya ada beberapa penyebab melubernya air ke jalan raya, pertama saluran air yang di cor

Ini Penyebab Banjir di Depan Giant
Bangka Pos/Krisyanidayati
Plt Kadis PUPR turun ke Giant untuk memeriksa penyebab Banjir, Minggu (8/10/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syahrudin turun ke lokasi banjir di kawasan pangkalan baru didepan Giant Ekstra Bangka Tengah yang sempat terendam air pada Minggu (8/10/2017) siang.

Baca: Sempat Sebabkan Lalulintas Macet, Banjir di Depan Giant Selutut Orang Dewasa

Didampingi kepala bidang bina Marga PUPR Babel, Yopi Wijaya dan Kepala Bidang SDA PUPR Babel, Bariansyah mereka mengecek langsung penyebab banjir di kawasan perbatasan kota Pangkalpinang dan Bangka Tengah itu.

Banjir di Pusat Perbelanjaan Giant Ekstra Bangka Tengah, Minggu (8/10/2017).
Banjir di Pusat Perbelanjaan Giant Ekstra Bangka Tengah, Minggu (8/10/2017). (Ist)

"Begitu ada instruksi pak gub langsung turun tadi jam 18.30, ini sedang kita cek-cek penyebabnya," kata ditemui Bangka Pos, di lokasi, Minggu (8/10/2017) malam.

Berdasarkan hasil pengecekannya ada beberapa penyebab melubernya air ke jalan raya, pertama saluran air yang di cor oleh pihak giant dan digunakan sebagai areal pejalan kaki, adanya bangunan baru di sebrang jalan yang menutupi air, dan ketiga saluran utama ditutupi besi sehingga tersumbat.

"Ada tiga ini analisa sementara kita,
Saluran ini dibuat coran di bak kontrolnya dibikin kecil, sehingga air yang masuk ke saluran terhambat, luberlah dia ke jalan. Solusinya dibuat bak kontrol sepanjang giant sekitar 100 meter, seharusnya ini kan panjang sampai ujung sana," jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan menemui Manager Giant dan pemilik bangunan untuk membahas persoalan ini agar tidak banjir lagi.

"Besok kita akan temui manager giant dan yang punya bangunan disebrang, PU sudah berkoordinasi dengan kades silok dari pihak pengambang katanya belum ada IMB, itu mereka buat mepet sekali dengan bandar," jelasnya. (*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved