Lowongan Kerja Bidang Bisnis Manajemen Paling Kompetitif
Ada tamatan yang belum dapat sertifikat kompetensi sehingga tidak dipercaya oleh industri
Penulis: Ardhina Trisila Sakti | Editor: khamelia
Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA- Analis Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK), Sukarpin membeberkan kondisi lapangan pekerjaan yang tersedia untuk taraf pendidikan SMK.
Tingkat pengangguran pada taraf pendidikan SMK secara nasional mencapai 5,1 persen atau sekitar 32.000 yang didominasi dari wilayah Pulau Jawa dan Kalimantan. Sementara tingkat pengangguran Pulau Bangka Belitung dibawah rata-rata nasional dibawah 1 persen.
Dari delapan jurusan sekolah menengah kejuruan (SMK) seperti keahlian teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komputer, keahlian kesehatan, bidang keahlian agribisnis dan agroteknologi, bisnis manajemen, pariwisata, seni rupa dan kriya, serta seni pertunjukan. Ternyata tamatan SMK bidang bisnis manajemen yang mengalami surplus (kelebihan) tamatan dibanding lapangan pekerjaan yang tersedia.
"Memang ada jurusan SMK yang jumlah tamatannya tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Ada tamatan yang belum dapat sertifikat kompetensi sehingga tidak dipercaya oleh industri," terang Analis Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK), Sukarpin kepada Bangka Pos usai sosialisasi Trik Menghadapi Interview di SMKN 3 Pangkalpinang, Rabu (11/10).
Selain itu, minimnya daya serap tamatan SMK di dunia kerja diakibatkan pula karena kurangnya informasi sehingga banyak tamatan SMK memilih mencari kerja ke luar daerah.
Berdasarkan Direktorat Sekolah Menengah Pertama, berikut data tamatan SMK bila dibandingkan dengan komposisi lulusan SMK yang dibutuhkan lapangan kerja;
1. Keahlian Teknologi dan Rekayasa, jumlah tamatan 445.074 siswa. Peluang kerja sebesar 638.652 orang, kekurangan pasokan SDM sebesar 193.605 orang
2. Keahlian Teknologi Informasi dan komputer, jumlah tamatan 277.544 siswa, peluang kerja sebesar 327.813 orang. Kekurangan pasokan SDM sebesar 52.268 orang
3. Keahlian bidang kesehatan, jumlah lulusan 60.944 siswa, peluang kerja sebesar 68.245 orang. Kekurangan pasokan SDM 7.301 orang.
4. Keahlian bidang agribisnis dan agroteknologi jumlah lulusan 52.319 siswa, peluang kerja sebesar 445.792 orang. Kekurangan SDM 393.473 orang.
5. Keahlian bisnis manajemen, jumlah tamatan 348.954 siswa, peluang kerja sebesar 119.255 orang. Kelebihan SDM, persaingan sangat kompetitif.
6. Keahlian pariwisara, jumlah tamatan 82.171 siswa, peluang kerja sebesar 707.600. Kekurangan pasokan SDM 625.429 orang. Peluang kerja masih tinggi.
7. Keahlian seni rupa dan kriya, jumlah tamatan sebesar 10.017 siswa, peluang kerja sebesar 81.833 orang. Kekurangan pasokan SDM 71.516 orang.
8. Keahlian seni pertunjukan, jumlah tamatan 2.000 siswa, peluang kerja sebesar 6.300 orang. Kekurangan pasokan SDM 4.300 orang.
Berikut videonya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/job-fair_20171011_114527.jpg)