UNHCR Temukan Bukti Militer Myanmar Persulit Kehidupan Rohingya

Hasil investigasi terhadap pengungsi Rohingya, UNHCR berkesimpulan bahwa terjadi operasi pembersihan etnis ecara sistematis.

UNHCR Temukan Bukti Militer Myanmar Persulit Kehidupan Rohingya
REUTERS/Danish Siddiqui
Pengungsi Rohingya menaiki bukit setelah menyebrangi perbatasan Bangladesh-Myanmar di Coxs Bazar, Bangladesh, Jumat (8/9/2017). 

BANGKAPOS.COM - UNHCR, lembaga pengungsi di bawah PBB menyebut, pasukan keamanan Myanmar menghalang-halangi etnis Rohingya untuk kembali dari pengungsian.

Tidak hanya itu, berdasarkan investigasi dengan menanyai pengungsi, UNHCR berkesimpulan bahwa terjadi operasi pembersihan etnis ecara sistematis.

Metode yang dituduhkan kepada militer Myanmar adalah dengan melakukan penahanan terhadap laki - laki di bawaha usia 40 tahun. 

Selain itu, militer Myanmar diduga membakar rumah, lahan petanian dan permukiman di desa - desa yang dihuni etnis Rohingya di Rakhine.

Simak video ini:

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved