Senin, 13 April 2026

Terciduk! Video Anies Baswedan Sedang Pencitraan Mendadak Viral

Anies Baswedan resmi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia akan memimpin ibukota negara selama lima tahun

Penulis: Teddy Malaka | Editor: Teddy Malaka

BANGKAPOS.COM -- Anies Baswedan resmi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia akan memimpin ibukota negara selama lima tahun bersama Sandiaga Uno.

Baru saja ia dilantik menjadi gubernur DKI Jakarta, Anies sepertinya harus mulai terbiasa dengan serangan lawan politik ataupun kubu yang tidak rela ia meminmpin Jakarta.

Saat ini beredar dua video bagaimana Anies yang menyoroti sosok yang sempat menjadi tim pemanangan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014.

Pada video itu, Hanna W Mona si pemilik akun memposting video proses pengambilan gambar yang sedang dilakukan oleh Anies Baswedan.

"Ada yg kenal bapak di video ini?  Mereka sdg shooting, sandiwara bapak2 jaman NOW. Judulnya "Aku Tercyduk sedang Pencintraan" Tolong ditag ke Nanik S Dayang dan Agi Betha dong, artis favorite mrk tercyduk main drama," tulisnya.

Tonton videonya di atas:

Anies Baswedan
Anies Baswedan ()
Anies Baswedan
Anies Baswedan ()

* Penjelasan Anies Baswesan Terkait Istilah Pribumi dalam Pidatonya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedanmenjelaskan, kata " pribumi" yang dia sampaikan dalam pidato politiknya terkait dengan masa penjajahan Belanda di Indonesia, termasuk Jakarta. Dia tidak merujuk penggunaan kata tersebut di era sekarang.

"Oh, istilah itu (pribumi) digunakan untuk konteks pada era penjajahan karena saya menulisnya juga pada era penjajahan dulu," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (17/10/2017).

Anies mengatakan, Jakarta adalah kota yang paling merasakan penjajahan Belanda di Indonesia. Sebab, penjajahan itu terjadi di Ibu Kota.

"Yang lihat Belanda jarak dekat siapa? Jakarta. Coba kita di pelosok-pelosok itu, tahu ada Belanda, tapi lihat depan mata? Enggak. Yang lihat depan mata itu kita yang di kota Jakarta," kata Anies.

 Ketika ditanya mengenai adanya Undang-undang dan Instruksi Presiden yang melarang penggunaan kata " Pribumi", Anies menjawab "sudah ya..."

Pada saat menyampaikan pidato politik, Senin (16/10/2017) malam, Anies menceritakan sejarah panjang Republik Indonesia yang terjadi di Jakarta, seperti Sumpah Pemuda, perumusan garis besar Republik Indonesia, hingga proklamasi kemerdekaan.

Anies mengatakan, setiap sudut di Jakarta menyimpan sejarah, sejak era Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia, hingga Jakarta yang merupakan kisah pergerakan peradaban manusia.

Menurut Anies, berakhirnya penjajahan yang pernah terjadi di Jakarta selama ratusan tahun harus dijadikan momentum bagi pribumi melakukan pembangunan dan menjadi tuan rumah yang baik.

"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan (dijajah). Kini telah merdeka, saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujar Anies, Senin malam.

Kemerdekaan di Indonesia, kata Anies, direbut dengan usaha sangat keras sehingga alam kemerdekaan harus dirasakan semua warga.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved