Ibrahim: Kandidat Pilwako Punya Peluang Sama

Semua figur pada dasarnya berangkat dari kepercayaan diri yang tinggi. Tak ada bakal calon yang maju dengan optimisme yang rendah.

Ibrahim: Kandidat Pilwako Punya Peluang Sama
ist
ibrahim bintang

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Bangka Belitung (UBB), Dr Ibrahim menjelaskan Pilwako Pangkalpinang yang akan dihelat pada Juni tahun 2018 mendatang mendorong mulai riuhnya kontestasi politik.

Saat ini tentu masih berada pada fase sosialisasi. Belum ada figur yang dapat betul-betul disebut sebagai kandidat mengingat partai politik pun sepertinya belum menancapkan bendera secara tegas.

"Saat ini yang muncul masih sebatas klaim, baik oleh tim sukses, para figur, dan partai politik secara parsial. Saya kira alamiahnya dunia politik adalah instabilitas. Politik itu cair, elastis, dan kadang tidak mengenal istilah persahabatan dan persaudaraan," ujar Ibrahim.

Jika betul incumbent tidak mencalonkan diri lagi, Ibrahim menilai membuat semua kandidat akan memiliki peluang yang sama. Itu yang ia sebut starting point yang sama.

Semua kandidat adalah alternatif potensial karena mereka berdiri di garis permulaan yang sama.

"Dalam banyak kesempatan, keyakinan ini sering saya ungkapkan, tak menyasar figur tertentu, apalagi dimaksudkan untuk menguntungkan pihak per pihak. Incumbent biasanya akan memiliki posisi yang relatif cepat ketika berlaga kembali karena daya penetrasi yang lebih dalam. Saya ingin menegaskan bahwa semua calon berpeluang sama, tidak ada yang lebih unggul atau karena latar belakang tertentu lalu menjadi lebih potensial," paparnya.

Jika ada kandidat yang mengklaim akan unggul, menurut Ibrahim hal itu adalah alamiah.

Semua figur pada dasarnya berangkat dari kepercayaan diri yang tinggi. Tak ada bakal calon yang maju dengan optimisme yang rendah. Sepertinya terlalu dini untuk mengklaim potensi kemenangan seseorang.

"Saya menekankan bahwa setiap figur memiliki basis yang sama sejauh mampu melakukan pencitraan yang positif, dan saya kira keyakinan saya ini belum berubah sampai sekarang," tukasnya.

Udin, Molen, Endang, Erlan, Edison, Desy, Sofyan, Rinaldi, Erfian, Muslim Pribadi, Elly, Gunawan Tjen, atau yang lain masing-masing memiliki kapasitas yang beragam dengan segmen pendukung yang juga variatif.

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved