Terkuak, Ada Peran Dukun dan 'Kurma' di Balik Pengungkapan Kasus Bom Bali 15 Tahun Lalu

"Semua itu serba kebetulan dan kuasa Tuhan. Coba bayangkan, polisi sama sekali tidak tahu peta teroris Indonesia selama ini. Baru..."

Terkuak, Ada Peran Dukun dan 'Kurma' di Balik Pengungkapan Kasus Bom Bali 15 Tahun Lalu
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Buku berjudul Misi Walet Hitam, Menguak Misteri Dr Azhari ditulis Komjen Pol Arif Wachjunadi. TRIBUNNEWS.COM/AMRIYONO PRAKOSO 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Tiga peristiwa pengeboman yang terjadi di Paddy's Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian serta dekat Kantor Konsulat Amerika Serikat pada malam hari tanggal 12 Oktober 2002 atau dikenal Bom Bali I, mengejutkan Indonesia hingga internasional.

Kejadian ini dianggap sebagai peristiwa terorisme terparah dalam sejarah Indonesia, dengan korban jiwa mencapai 202 orang.

Baca: Bikin Heboh, Adegan Ranjang Selvy Kitty dengan Pacarnya Beredar, Belum Nikah Udah Begituan

Baca: Beberkan Fakta-Fakta, Prabowo Sebut Indonesia Negara Lemah

Kapolri saat itu, Jenderal Da'i Bachtiar sempat menanyakan kepada Kapolda Bali yang saat itu dijabat oleh Brigjen Budi Setiawan mengenai kebenaran adanya serangan di dua klub di Jalan Legian, Kuta, Bali yang terjadi pada Sabtu malam tersebut.

Dan ia seakan tidak percaya atas laporan anak buahnya tentang kejadian itu.

Pengungkapan kasus Bom Bali I merupakan proses panjang yang terbilang sulit. Pihak kepolisian saat itu benar-benar harus bekerja keras.

Baca: Tak Disangka, Wanita Ini Nekat Tenggelamkan Mobil Kekasihnya, Alasannya Sungguh Mengejutkan

Komjen Pol Arif Wachjunadi_1
Komjen Pol Arif Wachjunadi. TRIBUNNEWS.COM/AMRIYONO PRAKOSO

Baca: Tak Disangka, Norman Kamaru yang Sempat Bikin Heboh, Sekarang Penampilannya Berubah Total

Di antaranya dikarenakan kepolisian Indonesia sama sekali belum mendapatkan gambaran mengenai aktivitas terorisme di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved