Aksi Cecep Perkosa dan Rampok Bibinya Sendiri Terekam CCTV, Korban Baru Selesai Shalat

Saat ditemukan, korban terlentang dan hanya menggunakan baju. Merampok dan membunuh korban, memang telah direncanakan

Aksi Cecep Perkosa dan Rampok Bibinya Sendiri Terekam CCTV, Korban Baru Selesai Shalat
bangkapos.com/Disa Aryandi
Kapolres Belitung AKBP Sunandar, Senin (23/10) saat menunjukan rekaman CCTV saat pelaku keluar dari rumah korban. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Selain saksi, petunjuk polisi melakukan pengungkapan kasus pembunuhan, perampokan disertai pemerkosaan oleh Cecep Supriyatna (28) adalah rekaman CCTV.

Di dalam rekaman CCTV itu, pelaku hanya seorang diri keluar dari rumah korban ER (42) terletak di Jalan Perumnas RT 20/03 Desa Air Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (21/10/2017) sekitar pukul 07.00 WIB.

Pelaku menggunakan baju kaos, dan celana panjang. Di bagian lengan tangan kanan korban, pelaku menyandang tas kecil. Berdasarkan CCTV pelaku beraksi hanya seorang diri.

"Saat itu pelaku hanya seorang diri, dan masuk ke rumah itu sendiri dan keluar dari rumah itu sendiri. Dia (pelaku--red) masuk ke rumah tanpa membawa tas, dan pulangnya membawa tas," kata Kapolres Belitung AKBP Sunandar kepada posbelitung.com, Senin (23/10/2017).

Cecep (tengah), tersangka pelaku pembunuhan, saat polisi menggelar barang bukti tindak pidana di Perumnas Pelempang Jaya Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.
Cecep (tengah), tersangka pelaku pembunuhan, saat polisi menggelar barang bukti tindak pidana di Perumnas Pelempang Jaya Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. (Humas Polres Belitung)

Sebelumnya, korban ER ditemukan sudah tewas dalam keadaan tergeletak di ruang tengah kediamannya dan dalam keadaan tidak menggunakan celana. Bagian kepala sudah dipenuhi darah, dan HJ tersebut tidak menggunakan jilbab.

Saat ditemukan, korban terlentang dan hanya menggunakan baju kaos putih berlengan biru. Di rumah itu korban hanya seorang diri, tanpa ada siapapun dan suami korban sedang berada dipasar Tanjungpandan, keperluan berdagang.

Kali pertama yang menemukan korban adalah suami korban, Syahroni. Saat itu, ia baru pulang dari pasar buat menjual daging sapi dilapak tempat usahanya. Mengetahui itu, Syahroni langsung berlari ke depan rumah dan meminta bantuan kepada tetangga sekitar.

Polisi mengungkap kasus pembunuhan dan perampokan tersebut, hanya butuh waktu sekitar empat jam. Usai dilaporkan pukul 14.00 WIB, polisi bisa menemukan pelaku sekitar pukul 18.00 WIB.

Pelaku yang berstatus duda tersebut, lantas dilumpuhkan oleh polisi dengan cara diberikan hadiah timah panah dibagian paha kanan. (Pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap korban ER (42), Cecep Supriyatna (28) ternyata menghabisi korban dengan menggunakan kampak. Punggung kampak tersebut diayunkan dan diarahkan kebagian belakang kepala korban.

Sehingga membuat korban langsung terpental, dan terjatuh di bagian ruang tengah rumah yang beralamatkan di Jalan Perumnas RT 20/03 Desa Air Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved