Disperindag Basel Temukan Tabung Gas Kadaluarsa dan Seal Cap Tak Resmi Pertamina

Disperindag Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan pemantauan terhadap peredaraan tabung gas

Disperindag Basel Temukan Tabung Gas Kadaluarsa dan Seal Cap Tak Resmi Pertamina
bangkapos.com/Riki Pratama
Pihak Disperindag Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan pemantauan terhadap peredaraan tabung gas di wilayah Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada Senin (23/10/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Disperindag Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan pemantauan terhadap peredaraan tabung gas di wilayah Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada Senin (23/10/2017)

Pantauan dilakukan terhadap dua Pangkalan gas yang berada di wilayah Rawabangun, Kecamatan Toboali.

Dalam pantauan serta sidak yang dilakukan itu, pihak Dinas masih menemukan satu tabung gas 3 Kg yang tahunya telah kadaluarsa, dan mendapatkan lima tabung gas 12 Kg yang masih menggunakan seal cup atau penutup plastik jenis lama.

Dimana menurutnya, untuk gas 12 Kg saat ini seal cap resmi pertamina yaitu berwana putih, memiliki hologram serta laser marking QR code yang dapat di sacan melalui smartphone.

Dalam sidak yang dilakukan pihak Disperindag tersebut, hanya dilakukan himbauan serta pemberian pengetahuan mengenai tanggal kadaluarsa serta seal cap yang terbaru di keluarkan oleh pihak resmi Pertamina.

Kabid Perdagangan Disperindag, Sutami mengatakan bahwa dirinya bersama tim lainya, menemukan tabung gas 3 Kg yang kadaluarsa dengan tulisan 2015, sehingga menurutnya sangat berbahaya apabila terus di gunakan.

"Mungkin mereka tidak tahu, sehingga saat ini kita kasi informasi untuk mengetahuinya, untuk gas yang non subsidi, seperti tabung gas 12 Kg sekarang tutup tabungnya, berwarna putih bukan yang seperti ini, kepada pedang di himbau belilah yang memiliki tanda barkot dan hologramnya," jelas Sutami kepada wartawan, Senin (23/10/2017)

Setelah melakukan pemeriksaan, kondisi gas di Pangkalan Suatami menjelaskan pihaknya akan menindak lanjuti ke para agen yang ada di Toboali, agar tidak lagi mengedarkan tabung gas sudah kadalursa dan penutup tabung yang bukan resminya.

"Kita akan tindak lanjutnya akan ke agen, ada dua agen berkantor di Basel ini, yang berada di jalan jenderal sudirman. Kita akan menemui pihak agen,agar tidak menyebarkan itu, karena temukan kita masih ada gas 12 Kg yang tidak memiliki hologram karena ini di indikasi merupakan gas oplosan dari gas tiga kilogram,"ujarnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved