Senin, 4 Mei 2026

Pria Ini Sukses, Kaya Raya, Tapi Mati Muda, Penyebabnya Tak Disangka-sangka

Pria sukses ini ditemukan tewas setelah berolahraga karena serangan jantung di rumahnya di kawasan Raheja Bay, Bandra.

Tayang:
Editor: fitriadi
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Pada 2009 masyarakat India dikejutkan dengan meninggalnya Ranjan Das, CEO  SAP India yang baru berumur 42 tahun.

Pria sukses ini ditemukan tewas setelah berolahraga karena serangan jantung di rumahnya di kawasan Raheja Bay, Bandra. 

Geraldine McBride, Presiden SAP Asia Pasifik, berujar, “SAP sangat terkejut dengan kepergian mendadak Ranjan. Kami sangat bersedih karena kehilangan sosok muda yang sangat potensial.”

Baca: Kerja Otak Manusia Mulai Lemot Setelah Mencapai Usia Ini

Hal yang membuat McBride dan publik terkejut adalah fakta bahwa Ranjan bukan tipe orang yang suka dunia gemerlap.

Dia bahkan terkenal sebagai sosok yang gemar hidup sehat. Pola makannya sangat dijaga dan rajin berolahraga.

Ranjan Das (Istimewa)
Ranjan Das (Istimewa) 

 
Seperti diberitakan India Times, Ranjan merupakan penggila hidup sehat, tidak merokok ataupun minum alkohol.

Dia sangat menggemari olahraga lari. Lari maraton merupakan kegemarannya.

Dia pernah mengikuti lomba Chennai Marathon dan Pondicherry Marathon. Apa penyebabnya?
  

Baca: Jati Diri Pemeran Video Bokep di Samarinda Akhirnya Terkuak, Barang di Hotel Ini Jadi Petunjuk

Berdasarkan telusuran berbagai media di India, meski menggemari hidup sehat, Ranjan ternyata terlalu keras dalam bekerja.

Dedikasinya pada pekerjaan telah mereduksi waktu yang seharusnya untuk istirahat.

Dalam sebuah acara talkshow di televisi beberapa tahun sebelumnya, Ranjan mengaku hanya punya waktu tidur sekitar 4-5 jam dalam sehari.

Tak heran saat ditanya pembawa acara apa yang menjadi keinginannya saat ini, Ranjan menjawab, “Aku hanya ingin tidur lebih lama tanpa gangguan apa pun.”
 

Baca: 5 Fakta Mengejutkan Tentang Video Mesum Hanna Annisa Mahasiswi Universitas Ternama

Memang tidak ada penelitian ataupun otopsi yang menyatakan dengan sahih bahwa Ranjan meninggal dunia karena kurang tidur.

Pernyataan dari rumah sakit hanya menyebutkan bapak dua anak ini meninggal karena serangan jantung.

BAHAYA KURANG TIDUR
 
Sejumlah penelitian menyebut, kurang tidur dalam waktu yang lama membahayakan tubuh.

Orang di rentang usia 25-49 tahun akan berisiko 2 kali lebih besar terkena darah tinggi jika kurang tidur.

Orang yang kurang tidur (kurang dari lima jam per malam) juga akan berisiko terkena kanker, arthritis, dan serangan jantung hingga 3 kali lipat.
 

Baca: Bupati Nganjuk Ditangkap, Kepala Dinas dan Kepala Sekolah Diboyong KPK ke Polres

Berikut adalah sejumlah fakta penelitian tentang efek kurang tidur bagi manusia.

1. Durasi tidur yang pendek (<5 jam) akan meningkatkan risiko darah tinggi hingga 350%-500% dibandingkan mereka yang tidur lebih dari 6 jam semalam. 

2. Orang berumur 25-49 tahun mempunyai risiko serangan jantung 3 kali lebih besar jika kurang tidur. 

3. Kurang tidur penuh ataupun parsial akan meningkatkan konsentrasi C-Reactive Protein dalam darah. Ini juga akan memicu serangan jantung.
 

Baca: Terens Puhiri Diserbu Fans Klub Eropa Usai Cetak Gol Menakjubkan

Oleh karena itulah, demi tubuh sehat kita tak cukup hanya membekali diri dengan berolahraga dan makanan sehat.

Pola tidur pun harus diperhatikan.

Untuk orang direntang umur 25-64, disarankan menjaga durasi tidur antara 7-9 jam sehari.

Semoga kita dan keluarga kita tidak ada yang mengalami nasib seperti Ranjan.

(Intisari Online/Yoyok Prima Maulana)

Sumber: Intisari
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved