PMI Pangkalpinang Kunjungi Rumah Pasien yang Butuh Penanganan Lanjutan

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang bersama dokter dan perawat mengunjungi rumah pasien di Kelurahan Semabung.

PMI Pangkalpinang Kunjungi Rumah Pasien yang Butuh Penanganan Lanjutan
bangkapos.com/Idandi Meika Jovanka
Potret kegiatan Home Care PMI saat pemeriksaan di rumah pasien, Jumat (27/10). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pagi itu, pukul 10:00 WIB sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang bersama dokter dan perawat mengunjungi rumah pasien di Kelurahan Semabung.

Dalam rangka program kerja home care yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Diselama lima hari di lima kecamatan berbeda, Jumat (27/10).

Staf PMI Kota Pangkalpinang, Tri Septyo Utami menjelaskan home care merupakan satu diantara program kerja PMI yang dilaksanakan rutin setiap bulan. Guna menolong sejumlah pasien yang tidak bisa ke Puskemas maupun Rumah Sakit. Sehingga, PMI berupaya menjembatani melalui kunjungan berobat gratis ke rumah-rumah.

“Setidaknya, ada 50 pasien perbulan,” kata Tri

Tri mengatakan kegiatan tersebut sudah berjalan selama dua tahun. Bermula, saat terjadi banjir di Pangkalpinang beberapa tahun lalu. PMI membuka posko pengobatan gratis kepada masyarakat yang datang, baik biaya dokter, perawat, dan obat-obatan.

“Waktu itu, kami buka posko pengobatan saat banjir di Pangkalpinang. Siapa saja boleh datang berobat secara gratis. Ada dokter, perawat, dan obat-obatan,” jelas Tri

Seiring berjalannya waktu, ditemukan sejumlah pasien terbaring lemah di rumah dan mempunyai keterbatasan buat mengunjungi ke faskes. Sehingga, PMI merasa perlu menjamah dan menolong mereka sampai kegiatan tersebut dilaksanakan rutin setiap bulan. Ia menjelaskan terkait pembiayaan, PMI mendapatkan dana hibah dari alokasi APBD Pemerintah kota Pangkalpinang.

“Pembayaran honor dokter, pembelian obat-obatan, dan sejumlah fasilitas lainnya di dapat dana hibah yang berasal dari alokasi APBD Pemerintah kota Pangkalpinang,” ujar Tri

Tri mengatakan home care ini benar-benar secara gratis asal terdata di RT setempat. Sebab PMI tidak mengatahui kondisi masyarakat, hanya RT yang mengerti keadaan warganya. Setelah, data dikumpulkan lalu diserahkan ke PMI dan diproses.

Halaman
12
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved