Masyarakat Pulau Semujur Bersemangat Ikut Sosialisasi BI Bersama TNI-AL

Layanan Kas Keliling Pulau Terluar bersama TNI-Angkatan Laut dan Kantor Cabang Perwakilan Bank Indonesia Babel berakhir di Pulau Semujur.

Masyarakat Pulau Semujur Bersemangat Ikut Sosialisasi BI Bersama TNI-AL
Bangka Pos
Layanan Kas Keliling Pulau Terluar bersama TNI-Angkatan Laut dan Kantor Cabang Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung berakhir di Pulau Semujur Desa Kebintik Kecamatan Pangkalanbaru Bangka Tengah, Jumat (27/10). 

PANGKALANBARU, BANGKA POS - Layanan Kas Keliling Pulau Terluar bersama TNI-Angkatan Laut dan Kantor Cabang Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung berakhir di Pulau Semujur Desa Kebintik Kecamatan Pangkalanbaru Bangka Tengah, Jumat (27/10) Sekitar pukul 14.00, rombongan datang ke pulau ini kemudian langsung bertemu dengan perwakilan masyarakat sebagai penerima bantuan yang diberikan.

Di pulau ini BI bersama TNI-AL menyerahkan bantuan peralatan olahraga berupa bola kaki, bola voli beserta perlengkapannya.

“Kami dari BI Perwakilan Bangka Belitung ingin memberikan bantuan berupa peralatan olahraga kepada masyarakat. Mudah-mudahan bapak ibu berkenan menerimanya,” ucap Tiko Fajri perwakilan BI Babel.

Sebelum ke Pulau Semujur, BI bersama TNI-AL sudah lebih dulu mendatangi lima pulau, yaitu Tanjung Labu, Gersik, Selat Nasik, Sume­dang dan Seliu.

Hanya saja ada tiga pulau yang awalnya masuk dalam daftar kunju­ngan dibatalkan karena cuaca buruk, yaitu Buku Limau, Naduk dan Nangka.

“Karena cuaca kurang bersahabat dan ombak terlalu besar, jadi kami batalkan berkunjung ke tiga pulau yaitu Pulau Bukulimau, Naduk dan Nangka,” sebut Asisten Manager BI perwakilan Babel sekaligus Ketua Tim Rombongan Layanan Kas Keli­ling Pulau Terluar bersama TNI-Angkatan Laut Hilmi Achmad.

Hilmi menambahkan masyarakat di beberapa pulau tersebut sangat bersemangat menyambut kegiatan sosialisasi sekaligus penukaran uang ini. Hal ini terbukti dari beberapa penukaran uang yang dilakukan masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan ke­giatan ini berkelanjutan, karena masyarakat sangat antusias dan mereka juga perlu mendapatkan edukasi tentang memberlakukan uang dengan baik,” harap Hilmi.

Sementara Komandan KRI Tenggiri 865 Mayor Laut Agus Daryono mengatakan, ada beberapa kendala pihaknya bersama perwakilan BI Bangka Belitung dalam melaksanakan tugas ke pulau terluar. Di antaranya adalah keterbatasan dermaga di setiap pulau, kemudian cuaca yang kurang mendukung.

“Pertama kendala kami dermaga, kadang kami minta bantuan nelayan dan memakai sekoci yang telah dipersiapkan. Kalau pulau yang tidak dikunjungi itu karena memang cuaca,” sebut Agus.

Menurut Agus respon masyarakat atas ke­giatan ini sangat baik. Mereka antusias menukar uang dan mende­ngarkan sosialisasi. Selain itu masih bayak pulau yang belum terjangkau.

“Sosialisasi ini lebih intens supaya masyarakat cinta rupiah, sehingga pertukaran rupiah yang ada di Indonesia khusunya di pelosok pulau terluar dan terpencil di Provinsi Babel bisa sampai kalangan kecil,” harapnya. (adv/n7/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved