Wagub Berharap RSUD Soekarno Jadi Pusat Layanan Bedah Saraf Regional
Setalah Dibangun suatu nota kesepahan RSCM dengan Pemprov. Kita membangun kerjasama dalam peningkatan
Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil Gubernur Kepualauan Bangka Belitung, Abdul Fatah berharap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Ir Soekarno menjadi pusat layanan bedah saraf regional.
"Setalah Dibangun suatu nota kesepahan RSCM dengan Pemprov. Kita membangun kerjasama dalam peningkatan faskes berkaitan dengan bedah saraf, kita berkeinginan dan sedang melakukan kajian teknis, untuk menjadikan RSUP ini menjadi pusat layanan bedah saraf regional yang dilakukan di Babel, tapi dari Provinsi lain seperti Jambi, Bengkulu, dan provinsi lain bisa melakukannya di RSUP, tanpa harus ke Jakarta lagi," katanya saat audiensi dengan pihak dari RSCM dan RSUP, Rabu (1/11/2017).
Fatah mengatakan keinginan ini lantaran beberapa waktu yang lalu pihaknya menemukan keluhan dari masyarakat bahwa untuk melakukan operasi di RSCM membutuhkan waktu yang lama mengingat panjangnya antrian.
Sedangkan jika ini dilakukan Babel akan dapat menghemat biaya dan bisa dilakukan dengan cepat.
"Waktu kami sosialisasi ada ibu-ibu yang gendong anaknya itu sepertinya tumor, diarahkan ke RSCM katanya harus menunggu 6 bulan baru bisa dilakukan tindakan, karena antriannya seluruh Indonesia, ini yang mendorong kita untuk mengembangkan RSUP dan sekarang kita sedang upayakan untuk naik tipe B," jelas Fatah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rsup_20171101_163328.jpg)