Breaking News

KWH Meter Rumah Akhian Porakporanda Disambar Petir

Setelah Ami, istri Akhian memeriksa rumah, ternyata KWH meter berantakan tak berbentuk lagi

KWH Meter Rumah Akhian Porakporanda Disambar Petir
bangkapos.com/Edwardi
KWH meter rumah Akhian rusak 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Hujan lebat disertai petir melanda Kota Sungailiat, Jumat (3/112017) siang antara pukul 13.00-15.00 WIB. Peristiwa ini dinilai cukup mengejutkan dan menakutkan warga.

Badai petir ini rupanya juga menimbulkan korban, dimana rumah Akhian, warga Kampung Songliang Sungailiat porak poranda terkena sambaran petir yang diduga terjadi beberapa kali sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca: Kaki Kanan Ami Terkena Sengatan Petir, Telinga Anak dan Keponakannya Berdengung

Baca: Rumah Akhian Nyaris Terbakar Disambar Petir

Setelah Ami, istri Akhian memeriksa rumah, ternyata KWH meter berantakan tak berbentuk lagi, juga stop kontak yang di dalam rumah terlepas dan jatuh ke lantai.

Sedangkan bagian teras rumah ada beberapa bagian yang terkelupas dinding dan keramiknya, juga bagian dinding luar menembus ke dinding bagian dalam, sehingga membakar gorden jendela.

Dinding rumah Akhian yang rusak terkena sambaran petir
Dinding rumah Akhian yang rusak terkena sambaran petir (bangkapos.com/Edwardi)

Selain itu lobang angin di atas jendela bagian depan rumah juga ada yg jebol, bahkan pecahan kayu lobang angin berhamburan ke luar rumah. Juga tiga kaca jendela depan rumah juga pecah berhamburan.

“Kami belum tau apakah peralatan elektronik di dalam rumah seperti TV, parabola, kulkas, AC mengalami kerusakan atau tidak karena aliran listrik terputus, tapi tadi sudah kami laporkan ke petugas PLN,” jelas Ami kepada Bangkapos.com.

Ami menunjukkan dinding rumahnya terkelupas dan gorden jendela yang terbakar akibat disambar petir
Ami menunjukkan dinding rumahnya terkelupas dan gorden jendela yang terbakar akibat disambar petir (bangkapos.com/Edwardi)

Ami mengaku belum bisa memprediksi berapa kerugian materi yang dialami keluarganya akibat kejadian ini.

“Kami berharap pihak pemerintah daerah Kabupaten Bangka bisa membantu kerugian akibat musibah ini,” harap Ami.

Sementara itu tetangga Ami, Bong Po Sen mengaku bersyukur karena rumahnya tidak terkena sambaran petir, namun ada satu bola lampu rumahnya yang pecah mendadak saat kejadian itu.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved